Dirjen Migas A. Edy Hermantoro meninjau pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di Semarang, Minggu (14/9).Dirjen Migas A. Edy Hermantoro  didampingi Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Heri Poernomo dan Sesditjen Migas Hufron Asrofi, meninjau jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) yang dibangun Pemerintah di Rusun Marunda, Jakarta Utara. (11/09/2014)Penandatanganan MoU Kerjasama Sektor Migas oleh Dirjen Migas A. Edy Hermatoro dan Deputy Chairman Belneftekhim Vladimir Sizov, pada acara Indonesia - Belarus Bilateral Meeting on Oil and Gas (04/09/2014)Pelepasan Calon Jemaah Haji Ditjen Migas Tahun 2014
Berita Terkini
Setelah sukses mengendalikan penggunaan Solar bersubsidi dengan menggunakan Kartu Survey di Batam, PT Pertamina (Persero)bekerja sama dengan BRI meluncurkan Fuel Card  sebagai pengembangannya. Berdasarkan hasil evaluasi, selama periode Maret hingga Juli 2014, penggunaan Kartu Survey telah membantu dalam penyaluran BBM bersubsidi menjadi tepat sasaran dan dalam volume yang wajar sehingga meminimalkan potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Pemerintah tengah menyiapkan payung hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) terkait pembangunan kilang minyak baru. Aturan ini diharapkan rampung pada Oktober 2014 mendatang.
Pagu anggaran Kementerian ESDM tahun 2015 ditetapkan sebesar Rp 10,02 triliun. Dari jumlah tersebut, pagu anggaran Ditjen Migas sebesar Rp 830,582 miliar. Sebelumnya berdasarkan Keputusan Menkeu No. 278/KMK.02/2014 ditetapkan pagu anggaran Kementerian ESDM tahun 2015 sebesar Rp 11,30 triliun. Namun berdasarkan hasil penelaahan dengan Ditjen Anggaran dan hasil penelitian serta review Biro Perencanaan dan Itjen ESDM, terdapat efisiensi sebesar Rp 1,28 triliun sehingga pagu anggaran Kementerian ESDM turun menjadi Rp 10,02 triliun.
Berita Lainnya
PT Pertamina optimis kuota LPG tabung ukuran 3 kg untuk tahun 2014 yang ditetapkan sebesar 5,013 juta ton tak terganggu, menyusul kenaikan harga jual LPG tabung ukuran 12 kg pekan lalu. Migrasi pengguna 12 kg ke 3 kg diperkirakan hanya sekitar 2%.
Pembangunan jaringan distribusi gas bumi (jargas) untuk rumah tangga guna memberikan energi yang bersih dan murah bagi masyarakat serta mengurangi impor LPG, terus dilakukan pemerintah. Terkait hal tersebut, Dirjen Migas Kementerian ESDM meninjau pembangunan jargas di Semarang, Minggu (14/9).
Rapat kerja Pemerintah dengan Komisi VII DPR yang dipimpin Milton Pakpahan, Senin (15/9), menyepakati asumsi makro RAPBN 2015 yang terkait sektor ESDM. Asumsi makro yang disepakati adalah ICP US$ 105 per barel, total produksi/lifting migas sebesar 2.148.000 barel setara minyak per hari, terdiri dari lifting minyak 900.000 barel per hari dan gas bumi 1.248.000 barel per hari.
Informasi
Expand All Collapse all
Statistik Minyak Dan Gas Bumi
Kegiatan Migas
 Polling
Apakah Situs Web Migas membantu anda dalam mendapatkan informasi Kemigasan?
Cukup Membantu
Kurang Membantu
Sangat Membantu
Pengunjung
s/d. Hari ini
2.680.538
s/d. Bulan lalu
2.680.538
Sejak 1 Maret 2007