Berita

Permasalahan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri
Kamis, 07 Oktober 2010, 09: 59: 27 WIB, ( Hits : 27 )

Jakarta, Pemerintah menargetkan  pada tahun 2025 mendatang, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 91%. Untuk mencapainya, perlu kerja keras untuk mengatasi sejumlah persoalan, antara lain belum adanya industri bahan baku hulu seperti green pipe, seamless pipe, round bar (stud bolt) dan steel plate.


”Selain itu, rendahnya kapasitas industri dalam negeri, spesifikasi produk belum sesuai dan produk masih lisensi dari luar,” ungkap Dirjen Migas Evita H. Legowo dalam peluncuran Buku Apresiasi Produksi Dalam Negeri, kemarin.

Ia memaparkan, permasalahan lainnya adalah belum berjalannya law enforment dan kurangnya informasi kemampuan industri dalam negeri terkait dengan kebutuhan industri migas.

”Informasi mengenai kemampuan industri dalam negeri, belum terinformasikan ke stakeholder dengan baik. Diharapkan dengan adanya Buku APDN ini, bisa membantu mengatasi kekurangan tersebut,” katanya.

Terkait dengan rencana peningkatan TKDN ini, dalam waktu dekat, pemerintah akan mengajukan draft Peraturan Menteri ESDM tentang Pedoman Penggunaan Produksi Dalam Negeri dan menyusun roadmap peningkatan penggunaan produksi dalam negeri.

[Copyright by Ditjen Migas]

» Index Berita  » Arsip Berita   » Cetak   » Kirim

Berita Terkait

17 Mei 2013
Peluncuran Buku APDN 2013

25 Oktober 2011
Buku APDN 2011 Telah Terbit

08 Oktober 2010
TKDN Sektor Migas Capai Rp 20 Triliun

15 Januari 2009
TKDN Migas Dinaikkan