Berita

China Tertarik Investasi Migas dan Pengembangan Infrastruktur
Senin, 01 November 2010, 14: 17: 23 WIB, ( Hits : 68 )

China, Pertemuan The Fourth Indonesia-China Energy Forum (ICEF) telah berlangsung di Naning China, 19-20 Oktober lalu. Dalam pertemuan itu, pihak China menyampaikan keinginannya untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya dalam eksplorasi dan produksi migas serta pengembangan infrastruktur.


Salah satu perusahaan China yang melakukan presentasi yaitu Xinjiang Guanghui Petroleum Co. Ltd, menyampaikan pengalamannya mengembangkan mini LNG plant dan menjajaki kemungkinan untuk melakukan kerja sama investasi mini LNG di Indonesia.

 

Mewakili Pemerintah Indonesia, Meneg BUMN Mustafa Abubakar sebagai pemimpin Delegasi Indponesia mengemukakan, untuk mengamankan pasokan energi untuk domestik, Indonesia mengembangkan demand side management dan tetap meningkatkan upaya-upaya pencarian sumber energi baru, termasuk energi terbarukan dan nuklir.

 

ā€œPeluang-peluang investasi investor dari China sangat terbuka di Indonesia,ā€ katanya.

 

Sementara Delegasi China yang dipimpin National Energy Administrator of People Republic of China Mr. Zang Guo Bao, mengatakan, kerja sama di bidang energi kedua negara perlu dikembangkan unttuk kepentingan kedua negara. Keunggulan kedua negara dapat dioptimalkan melalui kerja sama yang saling menguntungkan dalam menghadapi tantangan pencarian sumber-sumber energi baik migas, batu bara, energi terbarukan dan nuklir.

 

Dalam pertemuan itu, Delegasi Indonesia termasuk Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo memberikan paparan mengenai kebijakan dan peluang investasi migas, daerah-daerah potensial migas di Indonesia, kondisi sumur-sumur tua serta upaya PT Pertamina mengoptimalkan produksi minyak dari lapangan-lapangan tersebut.

 

Sementara pihak China menyampaikan paparan tentang kegiatan dan perkembangan usaha dari perusahaan China bidang migas, baik yang sudah maupun yang akan beroperasi di Indonesia.

 

ICEF merupakan forum kerja sama energi antara Indonesia dengan China yang merupakan bagian dari kerja sama bilateral, khususnya terkait dengan Kementerian ESDM yang telah dilaksanakan sejak 1991. Fokus forum adalah melakukan pertemuan secara berkala yang dihadiri pihak pemerintah dan pelaku bisnis masing-masing negara negara untuk mengidentifikasi peluang-peluang kerja sama kedua belah pihak. ICEF pertama dilakukan di Bali tanggal 25-27 September 2002 dan ICEF kedua digelar tanggal 28 Oktober 2006 di Shanghai, China. ICEF ketiga diselenggarakan di JCC, tanggal 22 Desember 2008.

[Copyright by Ditjen Migas]

Cetak   Kirim

Berita Terkait

11 April 2014
Segera Diselenggarakan, The 5th Indonesia-US Energy Policy Dialogue

10 April 2014
Mengenal Keselamatan Migas Indonesia

07 April 2014
Kolombia Tawarkan 97 Blok Migas ke Indonesia

20 Maret 2014
Indonesia Butuh Dua Kilang Minyak Baru

18 Maret 2014
Indonesia dan Norwegia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama

17 Maret 2014
The 7th Indonesia-Norway Energy Bilateral Consultations

11 Maret 2014
Irak Berkomitmen Pasok Minyak Kilang Indonesia

11 Maret 2014
Menteri ESDM Hadiri The 1st Indonesia-Iraq Joint Working Group

06 Maret 2014
Segera Diselenggarakan, The 1st Indonesia-Iraq Joint Working Group

18 Februari 2014
Tantangan Migas di Indonesia Timur