Berita

Menteri ESDM Terima Kunjungan Delegasi Perancis
Kamis, 06 Juni 2013, 07: 30: 8 WIB, ( Hits : 15 )

Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, Rabu (5/6), menerima kunjungan Menteri Perdagangan Luar Negeri Perancis Mrs. Nicole Bricq beserta dengan delegasi dari pejabat Pemerintah dan kalangan bisnis Perancis yang tergabung dalam MEDEF International.


Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Menteri ESDM ke Perancis pada Juli 2012 serta dalam rangka meningkatkan  kerjasama bilateral antara kedua negara pada tataran Pemerintah dan bisnis. Pertemuan ini membicarakan mengenai potensi peluang bisnis dan investasi sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia, dengan rincian potensi :

1.     Terkait sub sektor migas :
a.    Hulu :
-    Wilayah kerja migas baik conventional maupun unconventional (CBM, shale gas dan tight gas).
-    Pengembangan blok Natuna.
b.    Hilir :
-    Pembangunan Kilang BBM dan Petrokimia.
-    Pembangunan pipa untuk distribusi gas bagi sektor transportasi.
-    Penggunaan teknologi LNG untuk transportasi Laut.

2.    Terkait sub sektor ketenagalistrikan :
a.    Kebutuhan listrik Indonesia akan meningkat sebesar 9% per tahun, karena semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan industri manufaktur.
b.    Sejumlah peluang investasi pembangunan Pembangkit, yang dapat ditawarkan, khususnya Pembangkit Peaker (Pembangkit pemikul beban puncak).
c.    Indonesia juga membutuhkan investasi pembangkit listrik tenaga uap dan pembangkit listrik yang berbahan bakar energi terbarukan.

3.    Di sub sektor batubara, melalui UU Nomor 4 tahun 2009, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan peningkatan nilai tambah hasil pertambangan. Untuk itu Pemerintah Indonesia mengharapkan partisipasi swasta untuk pembangunan smelter tembaga bagi pengolahan konsentrat tembaga dari Freeport dan Newmont.

4.    Di sub sektor energi baru, terbarukan, dan konservasi energi, Pemerintah Indonesia juga mengajak partisipasi swasta untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, mengingat potensi panas bumi yang dimiliki Indonesia (estimasi sebesar 40% dari total potensi dunia) ini baru dimanfaatkan sebesar 4,6%. Selain itu, Indonesia juga memiliki potensi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA); serta Pembangkit Listrik Biomassa yang dapat digarap melalui partisipasi swasta.

Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama yang telah terjalin dan juga dapat menarik para pengusaha Perancis menanamkan investasinya di Indonesia. (TW)

[Copyright by Ditjen Migas]

» Index Berita  » Arsip Berita   » Cetak   » Kirim

Berita Terkait

18 Maret 2014
Indonesia dan Norwegia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama

26 Februari 2014
Penandatanganan Kontrak Kerja Sama Migas Konvensional Tahun 2014

14 Oktober 2013
Indonesia-Korea Jalin Kerja Sama Sektor Energi

09 Oktober 2013
APEC Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Energi

02 Agustus 2013
Kunjungi Menteri ESDM, Menlu Perancis Tanyakan Perpanjangan Blok Mahakam

16 Juli 2013
Indonesia-Jepang Kerja Sama Proyek Hemat Energi di Karawang

19 Juni 2013
Indonesia-Papua New Guinea Jalin Kerja Sama Sektor Migas

15 Mei 2013
Penandatanganan Kontrak Kerja Sama Investasi Bidang Hulu Migas, Perjanjian Jual Beli Gas Bumi dan Penyampaian Persetujuan POD

30 April 2013
The 6th Indonesia-Korea Energy Forum, 3 Kerja Sama Ditandatangani

15 Maret 2013
Kerja Sama Energi, Wamen ESDM dan Deputi Perminyakan Irak Tanda Tangan MoU