Investasi Hilir Migas Meningkat

Jakarta, Secara global, investasi migas mengalami penurunan sebagai dampak melemahnya harga minyak dunia. Demikian pula investasi di hulu migas Indonesia. Namun sebaliknya di hilir migas Indonesia, terjadi peningkatan investasi yang cukup tinggi dengan banyak dibangunnya infrastruktur.

Demikian dikemukakan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi IGN Wiratmaja Puja di Jakarta, Selasa (11/4).

Fasilitas hilir migas yang dibangun, antara lain pembangunan storage BBM, investasi kilang minyak baru dan peningkatakan kapasitas kilang lama, juga pembangunan pipa transmisi dan distribusi. “Di hilir migas kita lumayan banyak investasinya. Yang perlu digenjot lebih hebat lagi, lebih keras lagi adalah di sisi hulu (migas),” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PGN Hendi Prio Santoso menambahkan, untuk membangun berbagai infrastruktur gas bumi untuk mendorong target penggunaan gas bumi pada bauran energi sebesar 22% pada tahun 2025, diperlukan dana sekitar US$ 25 miliar.

"Estimasinya sekitar US$ 25 miliar, berbentuk new capital expenditure skala 25 ribu km jaringan transmisi distribusi baru, selain berbentuk virtual pipeline, terminal LNG," ujar Hendi.

Menurut dia, untuk dapat mencapai target tersebut, diperlukan peningkatan pasokan gas bumi menjadi sekitar 400 juta ton setara minyak. (NK)