logo   17 September 2014 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Jumat, 09 September 2011
PPNS Beri Keterangan 166 Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Migas berperan aktif dalam ikut memberikan keterangan ahli kepada pihak kepolisian dalam perkara tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi. Selama 2011, jumlah keterangan ahli yang diberikan mencapai 166 kasus.


Kepala BPH Migas Tubagus Haryono dalam rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Kemarin, menjelaskan, dari 166 kasus tersebut, sebanyak 130 kasus masih dalam tahap penyidikan,  27 kasus telah dinyatakan lengkap atau P-21 dan 9 kasus telah memasuki tahap persidangan.

 

Dari hasil pengawasan di lapangan, PPNS Migas menemukan adanya BBM bersubsidi untuk nelayan yang sudah habis kuotanya pada tanggal 1-20 per bulannya. Namun BBM PSO masih tersedia dari tanggal 21-30 per bulan dengan harga yang bervariasi antara Rp 3.800-7.400 per liter, membeli dari black market.

Wilayah lainnya, di Karawang dan sekitarnya, PPNS menangkap   tangan sebuah mobil carry yang membawa solar subsidi dengan jerigen (33 jerigen @30 liter) ke SPBU Pertamina kemudian dijual ke industri dengan harga Rp. 6.500.

Untuk wilayah Balikpapan ditemukan adanya indikasi pembelian BBM PSO dengan model pengeritan yaitu menggunakan sepeda motor dan atau menggunakan mobil ke SPBU kemudian dibawa dengan alasan ke pedalaman atau daerah terpencil. Indikasi pengeritan dijual ke industri pertambangan atau perkebunan.

Sanksi terhadap SPBU

 

Tak hanya BPH Migas, PT Pertamina (Persero) juga telah melakukan penindakan terhadap 42 SPBU yang melakukan pelanggaran distribusi. Di Provinsi NAD, telah ditindak 3 SPBU dengan jenis pelanggaran, lalai dalam menjaga mutu BBM,  melayani penjualan melalui drum/jerigen tanpa adanya verifikasi instansi terkait dengan sanksi penghentian pasokan BBM selama 7-14 hari.

Di Sumatera Utara, ditindak sebanyak 14 SPBU dengan jenis pelanggaran yaitu melayani penjualan melalui drum/jerigen tanpa adanya verifikasi instansi terkait dengan sanksi penghentian pasokan BBM selama 14 - 30 hari.


Untuk DKI Jakarta, telah ditindak sebanyak 4 SPBU yang melakukan pelanggran dengan melayani penjualan melalui drum/jerigen tanpa adanya verifikasi instansi terkait yang selanjutnya keempat SPBU tersebut juga diberikan sanksi penghentian pasokan BBM selama 7 - 30 hari.

 
>> Berita Lainnya
 
Selasa, 16 September 2014
Kuota LPG 3 Kg Tahun 2014 Aman
PT Pertamina optimis kuota LPG tabung ukuran 3 kg untuk tahun 2014 yang ditetapkan sebesar 5,013 juta ton tak terganggu, menyusul kenaikan harga jual LPG tabung ukuran 12 kg pekan lalu. Migrasi pengguna 12 kg ke 3 kg diperkirakan hanya sekitar 2%.
 
Selasa, 16 September 2014
Dirjen Migas Tinjau Pembangunan Jargas di Semarang
Pembangunan jaringan distribusi gas bumi (jargas) untuk rumah tangga guna memberikan energi yang bersih dan murah bagi masyarakat serta mengurangi impor LPG, terus dilakukan pemerintah. Terkait hal tersebut, Dirjen Migas Kementerian ESDM meninjau pembangunan jargas di Semarang, Minggu (14/9).
 
Senin, 16 September 2014
Pemerintah dan Komisi VII Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2015
Rapat kerja Pemerintah dengan Komisi VII DPR yang dipimpin Milton Pakpahan, Senin (15/9), menyepakati asumsi makro RAPBN 2015 yang terkait sektor ESDM. Asumsi makro yang disepakati adalah ICP US$ 105 per barel, total produksi/lifting migas sebesar 2.148.000 barel setara minyak per hari, terdiri dari lifting minyak 900.000 barel per hari dan gas bumi 1.248.000 barel per hari.
 
Senin, 15 September 2014
Presiden Resmikan Proyek Migas Senilai Rp 13,6 Triliun
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan dua proyek migas di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (15/9).  Dua proyek tersebut adalah proyek pengembangan Lapangan Gas Ruby, Blok Sebuku yang dikelola oleh Mubadala Petroleum dan Sisi Nubi 2B, Blok Mahakam dengan operator Total E&P Indonesie dengan total investasi mencapai Rp 13,6 triliun.
 
Jumat, 12 September 2014
Dirjen Migas Tinjau Jargas di Rusun Marunda
Didampingi Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Heri Poernomo dan Sesditjen Migas Hufron Asrofi, Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro meninjau jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) yang dibangun Pemerintah di Rusun Marunda, Jakarta Utara. Menurut rencana, jargas yang telah dibangun sejak 2011 ini akan segera dialiri gas bumi yang dipasok dan dikelola oleh PT PGN (Persero).  
 
Jumat, 12 September 2014
Warga Rusun Marunda Gembira Gas Segera Mengalir
Dalam waktu dekat ini, secara bertahap, Pemerintah akan segera mengalirkan gas bumi ke sekitar 500 rumah tangga di Blok A Rusun Marunda, Jakarta Utara, Rencana tersebut disambut gembira warga rusun yang ingin menikmati energi bersih dan hemat.
 
Kamis, 12 September 2014
Proyek Migas Harus Dipercepat
Pelaksana Tugas Menteri ESDM Chairul Tanjung dalam Rapat Pimpinan yang dihadiri para pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian ESDM, Kamis (11/9), meminta agar dilakukan percepatan proyek-proyek di sektor ESDM, termasuk minyak dan gas bumi. Percepatan dilakukan atas perizinan, penanganan proyek besar dan perpanjangan kontrak.
 
Kamis, 11 September 2014
Chairul Tanjung Ditunjuk Sebagai Pelaksana Tugas Menteri ESDM
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Keputusan Presiden RI Nomor 77/P Tahun 2014 tanggal 9 September 2014, menunjuk Chairul Tanjung, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sebagai Pelaksana Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Kabinet Indonesia Bersatu II dalam sisa masa jabatan periode 2009-2014. Hari ini, Kamis(11/9), Chairul Tanjung akan memimpin Rapat Pimpinan  yang diikuti para pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian ESDM.
 
Rabu, 10 September 2014
Harga Jual LPG 12 Kg Naik Rp 1.500 per Kg
Setelah mendapat persetujuan Pemerintah, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga jual LPG non-subsidi kemasan 12 kg sebesar Rp1.500 per kg (nett Pertamina) terhitung sejak tanggal 10 September 2014 pukul 00.00 waktu setempat. Dengan kenaikan ini, harga jual rata-rata Elpiji 12 kg nett dari Pertamina menjadi Rp 7.569 per kg dari sebelumnya Rp 6.069 per kg. Setelah ditambahkan dengan komponen lainnya, maka harga jual di agen menjadi Rp 9.519 per kg atau Rp 114.300 per tabung dari sebelumnya Rp 7.731 per kg atau Rp 92.800 per tabung.
 
Senin, 08 September 2014
Produksi Minyak Pertamina Naik 11,9 Persen
PT Pertamina (Persero) membukukan produksi sebesar 520.360 barel setara minyak per hari BOEPD pada semester I 2014, naik 11,9% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu.
 
Senin, 08 September 2014
Proyek Arun Prioritaskan Gas Untuk Aceh
Proyek Arun LNG Receiving, Hub & Regasification Terminal akan memberikan prioritas  penyediaan gas  untuk industri hilir, termasuk  PLN, sekitar  Aceh, khususnya Lhokseumawe dan Aceh Utara, agar kekurangan daya listrik di Aceh  dapat tertanggulangi. Proyek ini  dibangun  untuk ikut menggerakan  ekonomi   dan industri Aceh bisa bangkit kembali.
 
Jumat, 05 September 2014
PNS Pusdiklat Geologi Berkunjung ke Ditjen Migas
Dalam rangka kegiatan pendidikan dan pelatihan studi pendahuluan eksplorasi migas, sebanyak 15 PNS di lingkungan Pusat Pendidikan Geologi, Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian ESDM, melakukan kunjungan praktek kerja lapangan  ke Direktorat Pembinaan Usaha Hulu Migas, Kamis (4/9).
 
Kamis, 05 September 2014
The 1st Indonesia-Belarus Bilateral Meeting on Oil and Gas
Untuk memperkuat kerja sama, Indonesia dan Belarus menggelar pertemuan bilateral pertama di Hotel Aryaduta, Rabu (3/9). Delegasi RI dipimpin oleh Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro. Sedangkan Delegasi Belarusia dipimpin oleh Valdimir Sizov, Deputy Chairman of The Belarusian State Concern of Oil and Chemistry (Belneftekim). Pertemuan bilateral ini khusus membahas tentang minyak dan gas bumi melalui berbagi informasi dan pengalaman. Selain itu juga dilakukan penandatanganan MoU sebagai payung kerja sama sektor energi antara kedua negara.
 
Rabu, 04 September 2014
Upayakan Cadangan Migas Baru, Bengkulu `Disisir`
Dalam rangka memperoleh cadangan migas baru, Pemerintah mendukung upaya KKKS mengebor potensi migas laut dalam di Bengkulu. Jika dari hasil pengeboran itu berhasil ditemukan cadangan migas besar, diyakini investor lainnya pasti melirik potensi migas di kawasan tersebut.
 
Rabu, 03 September 2014
Wamen ESDM Hadiri The 11th APEC EMM
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo menghadiri pertemuan The 11th APEC Energy Ministerial Meeting yang dilaksanakan tanggal 1-3 September 2014 di Fanghuayuan, Beijing, RRT.
 
 
Dekstop version