logo   23 Oktober 2014 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Kamis, 31 Agustus 2012
Tiga Jenis Usaha Perkebunan dan Pertambangan Dikecualikan Dari Kewajiban Penggunaan BBM Non Subsidi
Untuk menjaga kestabilan harga bahan baku dan komoditas guna menunjang pembangunan nasional, untuk tahap pertama ada tiga jenis usaha perkebunan dan pertambangan dikecualikan dari kewajiban penggunaan BBM non subsidi yaitu perkebunan perorangan WNI yang melakukan usaha perkebunan dengan skala usaha kurang dari 25 hektar, pertambangan rakyat dan pengangkutan dan penjualan pertambangan batuan.


Ketiga jenis usaha tersebut dapat menggunakan BBM subsidi jenis minyak solar sampai dengan ditentukan lebih lanjut oleh Pemerintah.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo dalam sosialisasi di Kementerian ESDM, menjelaskan, Pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengecualian ini. Jika aturan tersebut dinilai membuat  ketidakseimbangan, bukan tidak mungkin pengecualian ini dihentikan dalam waktu kurang dari 1 tahun. 

\"Belum ditentukan waktunya. Sangat tergantung perkembangan penggunaan BBM bersubsidi,\" tambahnya.

Pengecualian tiga jenis usaha tersebut, menurut Evita, dilakukan atas permintaan daerah untuk melindungi usaha perkebunan kecil, termasuk juga pertambangan rakyat dan usaha pengangkutan serta penjualan pertambangan batuan.

Agar tidak disalahgunakan, maka Pemerintah akan melakukan pengawasan secara ketat. Terhadap perusahaan yang melakukan pelanggaran, akan dikenakan sanksi teguran. Jika teguran tidak juga diindahkan, maka dapat dilakukan pencabutan ijin.

Sementara itu terhadap perkebunan atau pertambangan yang tidak memiliki sendiri kendaraan operasional atau menyewa, maka kendaraan tersebut juga harus  menggunakan stiker penggunaan  BBM non subsidi. 

\"Kalau ketahuan tidak pakai stiker, kita akan minta kepada perusahaan itu untuk tidak sewa ke sana lagi,\" tegas Evita.

Sanksi terhadap pelanggar kebijakan ini, memang lebih keras. Pengawasannya dilakukan oleh BPH Migas dan dinas penerbit SKPD masing-masing Pemda.


 
>> Berita Lainnya
 
Kamis, 23 Oktober 2014
Kembangkan CBM, Kontrak Perlu Diubah
Produksi gas metana batubara (CBM) hingga saat ini masih kurang dari 1 MMSCFD. Padahal, sejak dikembangkan tahun 2008, sebanyak 54 kontrak kerja sama (KKS) CBM telah ditandatangani. Untuk meningkatkan gairah KKKS dalam mengembangkan CBM, pemerintah menilai perlunya dilakukan perubahan dalam kontrak.
 
Rabu, 22 Oktober 2014
Mencari Cadangan Migas Dengan Aeromagnetik Survei
Pemerintah mendorong spekulatif survei untuk meningkatkan cadangan migas nasional. Spekulatif survei dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk aeromagnetik.  Survei aeromagnetik adalah survei geofisika menggunakan  magnetometer yang diletakkan di  pesawat  terbang. Di Indonesia, survei aeromagnetik mulai dilakukan sejak 2012.
 
Selasa, 22 Oktober 2014
Lapangan Bukit Tua Mulai Produksi April 2015
Proyek minyak dan gas bumi Lapangan Bukit Tua, Blok Ketapang yang terletak di perairan utara Madura, Jawa Timur, hingga awal Oktober 2014 mencapai 65%.   Salah satu kemajuan pengembangan proyek ini adalah fasilitas produksi, penyimpanan, dan pengangkutan terapung (floating production storage and offloading/FPSO) yang diresmikan namanya di Galangan Kapal Keppel, Singapura, Selasa (21/10). Lapangan Bukit Tua diharapkan mulai berproduksi April 2015.
 
Senin, 20 Oktober 2014
Pemerintah Akan Tawarkan 6 WK Migas Putaran II Tahun 2014
Untuk meningkatkan produksi migas nasional, Pemerintah akan menawarkan sekitar 6 wilayah kerja (WK) migas konvensional putaran II tahun 2014. WK yang akan ditawarkan tersebut, terdiri dari 4 WK migas yang ditawarkan melalui penawaran langsung atau joint study dan 2 WK migas yang ditawarkan melalui tender reguler.
 
Sabtu, 18 Oktober 2014
Peluncuran Buku Peta Jalan Kebijakan Gas Bumi Nasional 2014-2030 Dan Buku Cadangan Penyangga Energi
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo meluncurkan buku Peta Jalan Kebijakan Gas Bumi Nasional 2014 dan buku Cadangan Penyangga Energi di Bandung, Jumat (17/10). Hadir dalam acara ini, para pejabat Eselon I Kementerian ESDM, Sekjen DEN, Plt. Kepala SKK Migas, Kepala BPH Migas, serta perwakilan dari kementerian terkait.
 
Jumat, 17 Oktober 2014
Suhatman Ramli Pimpin TIPKM
Pucuk pimpinan Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas (TIPKM) berganti dari Dr. Ir. Waluyo kepada Suhatman Ramli yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua TIPKM.  Bertempat di Gedung Migas, Kamis (9/10),  Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro menyampaikan penghargaannya atas kerja keras yang telah dilakukan Waluyo selama memimpin TIPKM. 
 
Jumat, 17 Oktober 2014
Lima PJBG Ditandatangani, Penerimaan Negara Bertambah Rp 126 Triliun
Bertempat di Lobby Kementerian ESDM, Jumat (17/10), dilaksanakan penandatanganan lima perjanjian jual beli gas (PJBG). Seluruh kontrak diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan domestik dengan potensi penambahan penerimaan negara selama periode perjanjian sebesar US$ 10,5 miliar atau Rp 126 triliun. Menyaksikan penandatanganan ini, Pelaksana tugas Menteri ESDM Chairul Tanjung, Wamen ESDM Susilo Siswoutomo dan Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro serta Plt. Kepala SKK Migas J. Widjonarko.
 
Kamis, 17 Oktober 2014
Klarifikasi Berita Mengenai Gas Kota
Terkait pemberitaan di Harian Kompas tanggal 14 Oktober 2014 pada halaman 18 yang berjudul “Gas Kota Terus Dibangun”,  dengan ini kami meluruskan berita tersebut sebagai berikut:
 
Rabu, 15 Oktober 2014
Lima KKS Shale Gas Segera Ditandatangani
Untuk meningkatkan ketahanan energi nasional, Pemerintah terus mendorong pengembangan migas konvensional dan non konvensional. Khusus mengenai migas non konvensional, dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan 5 kontrak kerja sama (KKS) shale gas.
 
Rabu, 15 Oktober 2014
SPB Vi-Gas di Mabes TNI Cilangkap Mulai Dioperasikan
Sebagai bentuk dukungan terhadap program konversi BBM ke bahan bakar gas, PT Pertamina mulai mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Vi-Gas di lingkungan Mabes TNI Cilangkap, Selasa (14/10). Peresmian pengoperasian SPBG dihadiri oleh Irjen TNI Letjan Asyafril Mahyudin, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Heri Poernomo dan Plt. Direktur Utama Pertamina Muhamad Husen.
 
Selasa, 14 Oktober 2014
LNG Tangguh Segera Masuk ke FSRU Lampung
FSRU Lampung dalam waktu dekat akan menerima tambahan pasokan gas LNG (gas alam cair) sebanyak dua kargo dari Kilang LNG Tangguh, Papua. Dua kargo tersebut akan masuk ke PGN FSRU Lampung pada 26 Oktober dan 22 November 2014. Ini adalah kargo kedua dan ketiga yang akan masuk ke PGN FSRU Lampung setelah pada akhir Juli 2014, FSRU Lampung menerima kiriman kargo pertama.
 
Selasa, 14 Oktober 2014
Pertagas Pasok Gas Rumah Tangga di Jababeka
PT. Pertamina Gas (Pertagas) melalui anak perusahaannya PT. Pertagas Niaga, siap memasok gas untuk untuk perumahan dan kawasan komersial di Kawasan Mandiri Jababeka dengan perkiraan kebutuhan pasokan gas bumi sebesar 500.000 m3 per bulan. Pasokan gas bumi berasal dari sumber-sumber gas bumi yang ada di wilayah Jawa Barat. Penandatanganan kerja sama pasokan gas bumi komersial non industri (city gas), Senin (13/10), ditandatangani antara PT Pertagas Niaga dengan PT Jababeka Infrastruktur  di Jakarta.  Dalam penandatanganan itu, Pertagas  diwakili Direktur Utama Pertagas Niaga Jugi Prajugio dan  Tjahjadi Rahardja serta Sutedja Sidarta Darmono sebagai Direktur Utama dan Direktur PT  Jababeka Infrastruktur.
 
Senin, 14 Oktober 2014
Wamen ESDM Peroleh Bintang Mahaputera Utama
Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, menganugerahi Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo dengan Bintang Mahaputera Utama. Penyematan Bintang Mahaputera Utama dilakukan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta, Senin (13/10).
 
Senin, 13 Oktober 2014
Malam Anugerah Sadar Energi dan Peluncuran Buku Wamen ESDM
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo  menghadiri malam Anugerah Sadar Energi dan Peluncuran Buku Wakil Menteri ESDM berjudul “Puasa” Subsidi BBM di Kementerian ESDM, Sabtu (11/10). Malam Anugerah Sadar Energi merupakan puncak rangkaian acara Festival Sadar Energi yang telah digelar di 4 kota sepanjang tahun 2014, yakni Yogyakarta (Universitas Pembangunan Nasional, 30 Mei), Makassar (Universitas Hasanuddin, 9 Juni), Bandung (Universitas Padjajaran, 16 Juni), dan Manado (Universitas Sam Ratulangi, 20 Agustus).
 
Jumat, 10 Oktober 2014
Perizinan Hulu Migas Diringkas Jadi 9 Pintu
Salah satu kendala utama kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di seluruh daerah di tanah air adalah perizinan. Dari hasil identifikasi yang dilakukan pemerintah, terdapat 289 perizinan dalam kegiatan hulu migas. Setelah dilakukan pembahasan, perizinan tersebut diperkecil menjadi hanya 69 perizinan yang nantinya dikelompokkan menjadi hanya 9 pintu.
 
 
Dekstop version