logo   31 Januari 2015 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Senin, 15 Oktober 2012
Menteri ESDM Serahkan Penghargaan Energi 2012
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyerahkan Penghargaan Energi tahun 2012 pada di Grand Ballroom Hotel The Dharmawangsa, Jumat (12/10) malam.

Acara Pemberian Penghargaan Energi 2012 merupakan rangkaian acara Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-67 yang dihadiri oleh 250 undangan baik dari lingkungan Kementerian ESDM, beberapa kementerian terkait, kepala daerah, kepala dinas ESDM, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan di sektor ESDM di Indonesia serta organisasi profesi.

Penghargaan Energi 2012 merupakan suatu bentuk apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah untuk  menghargai jasa perorangan, kelompok masyarakat, perusahaan dan pemerintah daerah yang berjasa luar biasa dalam melaksanakan kegiatan usaha pengembangan, penyediaan, dan pemanfaatan energi dengan prinsip konservasi dan atau diversifikasi serta hemat energi yang menghasilkan produk nyata secara fisik sebagai hasil inovasi dan pengembangan teknologi baru.

Tujuan pemberian Penghargaan Energi 2012 adalah mendorong peran aktif masyarakat pemangku kepentingan untuk melakukan diversifikasi, konservasi dan budaya hemat energi serta menciptakan inovasi pengembangan sektor ESDM  sekaligus menjadi pemicu semakin memasyarakatnya budaya hemat energi dan penggunaan energi baru terbarukan.

Dasar hukum pelaksanaan Penghargaan Energi adalah Peraturan Menteri Nomor 04 Tahun 2011 tentang Penghargaan Energi.
Jasa dan peran aktif para pemangku kepentingan dalam melakukan diversifikasi, konservasi dan hemat energi maupun penciptaan inovasi serta teknologi yang berkesinambungan, dikategorikan menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu :

  1. Penghargaan Energi Prakarsa diberikan kepada unsur masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok;
  2. Penghargaan Energi Pratama  diberikan kepada Perusahaan baik Nasional / Daerah atau Asing;
  3. Penghargaan Energi Prabawa  diberikan kepada Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Rangkaian kegiatan ini cukup panjang, yaitu dimulai dari kegiatan sosialisasi melalui penyebaran informasi dan penjaringan calon hingga penganugerahan penghargaan energi. Jumlah keseluruhan calon penerima Penghargaan Energi tahun 2012 sebanyak 83 Calon dengan rincian 53 Calon Prakarsa, 20 Calon Pratama, dan 10 Calon Prabawa. Calon tersebut tersebar di 24 wilayah provinsi dan 55 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dari 83 Calon terdapat 26 calon yang telah ikut serta dalam Penghargaan Energi tahun 2011.

Tahap selanjutnya adalah kompilasi, identifikasi, evaluasi dan penilaian serta verifikasi terhadap semua calon yang masuk. Proses penilaian usulan calon  dilakukan oleh dewan juri yang berjumlah 9 orang yang berasal dari asosiasi sektor ESDM, perguruan tinggi, praktisi, tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat.

Hasil akhir penilaian dewan juri telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebanyak 15 penerima penghargaan, yaitu kategori Prakarsa Perorangan sebanyak 3 (tiga),  dan Kelompok Masyarakat sebanyak 2 (dua), Kategori Pratama Perusahaan Nasional sebanyak 3 (tiga) dan Perusahaan Daerah 3 sebanyak 3 (tiga), dan  Kategori Prabawa sebanyak 2 (dua) Pemerintah Provinsi dan 2 (dua) Pemerintah Kabupaten.

Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut yang ditetapkan pada tanggal 27 September 2012 berturut-turut Nomor 2841 K/74/MEM/2012, Nomor 2844 K/74/MEM/2012, dan Nomor 2845 K/74/MEM/2012 menetapkan Penerima Penghargaan Energi tahun 2012 berikut :

  1. Penerima Penghargaan Energi Prakarsa:

Perorangan:

    1. H. M Dori Suhardi
    2. Noverius Henutesa Nggili, S.PT
    3. Sucipto

            Kelompok Masyarakat:

1.      Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan

2.      Perusahaan Listrik Nagari Silayang (PLNS)

 

  1. Penerima Penghargaan Energi Pratama:

Perusahaan Nasional:

    1. PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)
    2. PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang
    3. Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd

             Perusahaan Daerah:

1.      CV. Cihanjuang Inti teknik (Cintek)

2.      CV. Qaryah Thayyibah

3.      PT. Swen Inovasi Transfer (SIT)

 

  1. Penerima Pengharaan Energi Prabawa:

1.      Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

2.      Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

3.      Pemerintah Kabupaten Bantul

4.      Pemerintah Kabupaten Gayo Lues

 

Diharapkan Penghargaan Energi yang telah diselenggarakan untuk kali kedua ini dapat mendorong peran aktif masyarakat Indonesia, sehingga menyadari akan pentingnya kemandirian energi dalam rangka membangun ketahanan energi nasional melalui konservasi energi dan diversifikasi energi khususnya dalam pengelolaan energi yang berkelanjutan.

 
>> Berita Lainnya
 
Jumat, 30 Januari 2015
Menteri ESDM Resmikan Proyek Infrastruktur Gas Bumi di Batam
Menteri ESDM Sudirman Said meresmikan tiga proyek infrastruktur gas bumi di Batam, Jumat (30/1). Proyek yang diresmikan adalah pipa distribusi gas bumi Panaran-Tanjung Uncang di Batam dan  jaringan pipa distribusi gas bumi untuk rumah tangga di Bogor dan Tangerang.
 
Jumat, 30 Januari 2015
Kuota BBM Subsidi, BBN dan LGV Dibahas Pekan Depan
Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR mengenai Asumsi Makro RAPBN-P 2015 terkait Sektor ESDM, masih akan berlanjut pekan depan. Pertemuan akan membahas subsidi BBM, BBN, LGV serta listrik.
 
Kamis, 29 Januari 2015
Pemerintah dan DPR Sepakati Lifting Gas dan ICP
Pemerintah dan Komisi VII DPR menyepakati lifting gas bumi dalam RAPBN-P 2015 sebesar 1,221 juta barel setara minyak per hari dan ICP sebesar US$ 60 per barel, dalam Rapat Kerja di Gedung DPR-MPR, Kamis (29/1).
 
Rabu, 29 Januari 2015
Lifting Minyak Disepakati 825.000 Bph
Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR mengenai Asumsi Makro RAPBN-P 2015 Sub Sektor ESDM, Rabu (28/1), berlangsung alot. Dalam rapat yang berlangsung 6 jam tersebut, baru disepakati lifting minyak sebesar 825.000 barel per hari atau turun dari usulan semula 849.000 barel per hari.
 
Rabu, 28 Januari 2015
Pemerintah Kaji Harga LPG 3 Kg
Pemerintah tengah mengkaji dua opsi harga LPG tabung ukuran 3 kg, untuk menghindari kerugian PT Pertamina dan agen akibat terus meningkatnya biaya transportasi dalam 5 tahun terakhir. Sejak 2009, harga LPG ukuran 3 kg belum pernah mengalami perubahan.
 
Selasa, 27 Januari 2015
Lima PJBG Ditandatangani, Penerimaan Negara Bertambah US$ 617 Juta
Sebanyak lima perjanjian jual beli gas (PJBG) ditandatangani di Jakarta, Selasa (27/11). Seluruh kontrak diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan domestik dengan potensi penambahan pendapatan negara selama periode perjanjian jual beli sebesar US$ 617 juta atau Rp 7,7 triliun. Penandatangan dilakukan usai pembukaan INDOGAS yang dihadiri Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi  I Gusti Nyoman Wiratmadja dan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi. 
 
Selasa, 27 Januari 2015
Dirjen Migas Buka INDOGAS 2015
Ditandai dengan pemukulan gong, Pelaksana Tugas Dirjen Migas I Gusti Nyoman Wiramatmadja meresmikan pembukaan Konferensi dan Pameran Internasional Gas Indonesia (INDOGAS) 2015 di Jakarta Convention Centre, Selasa (27/1).
 
Selasa, 27 Januari 2015
Tim Reformasi Kaji Metode Cost Recovery dan SKK Migas
Setelah memberikan rekomendasi mengenai Bensin RON  88 dan Petral, Tim Reformasi Tata Kelola Migas saat ini tengah berkonsentrasi melakukan kajian hal-hal strategis lainnya seperti format SKK Migas, metode cost recovery mendatang dan hubungan kelembagaan antara Kementerian ESDM dengan SKK Migas.
 
Senin, 27 Januari 2015
Raker Perdana Menteri ESDM Dengan Komisi VII DPR
Menteri ESDM Sudirman Said didampingi para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian ESDM, Kepala SKK Migas dan Kepala BPH Migas, menghadiri Rapat Kerja perdana dengan Komisi VII DPR, Senin (26/1). Raker yang dipimpin Ketua Komisi VII Kardaya Warnika ini, membahas evaluasi kinerja tahun 2014 dan persiapan pelaksanaan program tahun 2015.
 
Senin, 26 Januari 2015
Pemerintah Tunjuk Pertamina Jadi Lead Pembangunan Kilang Baru
Pemerintah menunjuk Pertamina sebagai lead untuk proyek-proyek kilang baru yang akan dibangun pemerintah dengan menggandeng mitra swasta, dengan skema public private partnership (PPP).
 
Jumat, 23 Januari 2015
Tahun 2015, Pemerintah Bangun Jargas di Dua Lokasi
Pemerintah masih akan meneruskan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga yang telah dilakukan sejak tahun 2009. Untuk tahun 2015, pembangunan jargas direncanakan akan dilakukan di Balikpapan dan Lhoksukon (Aceh) yang masing-masing sebanyak 4.000 sambungan rumah (SR).
 
Kamis, 22 Januari 2015
Hingga 2019, 17 Kontrak Migas Akan Berakhir
Sebanyak 17 kontrak kerja sama (KKS) migas akan berakhir hingga 2019 mendatang. Dari jumlah tersebut, 2 diantaranya telah dilakukan perpanjangan yaitu Gebang Blok dan Offshore North West Java yang diperpanjang tanggal 23 Desember 2014.
 
Rabu, 21 Januari 2015
Pemerintah Ajukan Perubahan Lifting Migas RAPBN-P 2015
Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Pemerintah mengajukan lifting minyak dalam RAPBN-P 2015 sebesar 849.000 barel per hari dan lifting gas bumi  1.177.000 barel setara minyak per hari. Angka ini di bawah APBN 2015 di mana lifting minyak ditetapkan sebesar 900.000 barel per hari dan gas bumi 2.148.000 barel setara minyak per hari.
 
Rabu, 21 Januari 2015
Pemerintah Akan Tawarkan 8 WK Migas Konvensional
Untuk meningkatkan cadangan dan produksi migas nasional, Pemerintah berencana menawarkan 8 wilayah kerja (WK) migas konvensional tahun 2015. WK migas  ini  terdiri dari 4 WK yang ditawarkan melalui penawaran langsung dan 4 WK yang ditawarkan melalui lelang reguler.
 
Selasa, 20 Januari 2015
Pemerintah Kaji Distribusi Tertutup LPG 3 Kg
Sejalan dengan naiknya harga jual LPG tabung 12 kg, terjadi migrasi ke LPG tabung ukuran 3 kg. Agar penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran, Pemerintah mengkaji opsi sistem distribusi tertutup.
 
 
Dekstop version