logo   2 April 2015 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Senin, 15 Oktober 2012
Menteri ESDM Serahkan Penghargaan Energi 2012
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyerahkan Penghargaan Energi tahun 2012 pada di Grand Ballroom Hotel The Dharmawangsa, Jumat (12/10) malam.

Acara Pemberian Penghargaan Energi 2012 merupakan rangkaian acara Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-67 yang dihadiri oleh 250 undangan baik dari lingkungan Kementerian ESDM, beberapa kementerian terkait, kepala daerah, kepala dinas ESDM, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan di sektor ESDM di Indonesia serta organisasi profesi.

Penghargaan Energi 2012 merupakan suatu bentuk apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah untuk  menghargai jasa perorangan, kelompok masyarakat, perusahaan dan pemerintah daerah yang berjasa luar biasa dalam melaksanakan kegiatan usaha pengembangan, penyediaan, dan pemanfaatan energi dengan prinsip konservasi dan atau diversifikasi serta hemat energi yang menghasilkan produk nyata secara fisik sebagai hasil inovasi dan pengembangan teknologi baru.

Tujuan pemberian Penghargaan Energi 2012 adalah mendorong peran aktif masyarakat pemangku kepentingan untuk melakukan diversifikasi, konservasi dan budaya hemat energi serta menciptakan inovasi pengembangan sektor ESDM  sekaligus menjadi pemicu semakin memasyarakatnya budaya hemat energi dan penggunaan energi baru terbarukan.

Dasar hukum pelaksanaan Penghargaan Energi adalah Peraturan Menteri Nomor 04 Tahun 2011 tentang Penghargaan Energi.
Jasa dan peran aktif para pemangku kepentingan dalam melakukan diversifikasi, konservasi dan hemat energi maupun penciptaan inovasi serta teknologi yang berkesinambungan, dikategorikan menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu :

  1. Penghargaan Energi Prakarsa diberikan kepada unsur masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok;
  2. Penghargaan Energi Pratama  diberikan kepada Perusahaan baik Nasional / Daerah atau Asing;
  3. Penghargaan Energi Prabawa  diberikan kepada Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Rangkaian kegiatan ini cukup panjang, yaitu dimulai dari kegiatan sosialisasi melalui penyebaran informasi dan penjaringan calon hingga penganugerahan penghargaan energi. Jumlah keseluruhan calon penerima Penghargaan Energi tahun 2012 sebanyak 83 Calon dengan rincian 53 Calon Prakarsa, 20 Calon Pratama, dan 10 Calon Prabawa. Calon tersebut tersebar di 24 wilayah provinsi dan 55 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dari 83 Calon terdapat 26 calon yang telah ikut serta dalam Penghargaan Energi tahun 2011.

Tahap selanjutnya adalah kompilasi, identifikasi, evaluasi dan penilaian serta verifikasi terhadap semua calon yang masuk. Proses penilaian usulan calon  dilakukan oleh dewan juri yang berjumlah 9 orang yang berasal dari asosiasi sektor ESDM, perguruan tinggi, praktisi, tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat.

Hasil akhir penilaian dewan juri telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebanyak 15 penerima penghargaan, yaitu kategori Prakarsa Perorangan sebanyak 3 (tiga),  dan Kelompok Masyarakat sebanyak 2 (dua), Kategori Pratama Perusahaan Nasional sebanyak 3 (tiga) dan Perusahaan Daerah 3 sebanyak 3 (tiga), dan  Kategori Prabawa sebanyak 2 (dua) Pemerintah Provinsi dan 2 (dua) Pemerintah Kabupaten.

Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut yang ditetapkan pada tanggal 27 September 2012 berturut-turut Nomor 2841 K/74/MEM/2012, Nomor 2844 K/74/MEM/2012, dan Nomor 2845 K/74/MEM/2012 menetapkan Penerima Penghargaan Energi tahun 2012 berikut :

  1. Penerima Penghargaan Energi Prakarsa:

Perorangan:

    1. H. M Dori Suhardi
    2. Noverius Henutesa Nggili, S.PT
    3. Sucipto

            Kelompok Masyarakat:

1.      Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan

2.      Perusahaan Listrik Nagari Silayang (PLNS)

 

  1. Penerima Penghargaan Energi Pratama:

Perusahaan Nasional:

    1. PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)
    2. PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang
    3. Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd

             Perusahaan Daerah:

1.      CV. Cihanjuang Inti teknik (Cintek)

2.      CV. Qaryah Thayyibah

3.      PT. Swen Inovasi Transfer (SIT)

 

  1. Penerima Pengharaan Energi Prabawa:

1.      Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

2.      Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

3.      Pemerintah Kabupaten Bantul

4.      Pemerintah Kabupaten Gayo Lues

 

Diharapkan Penghargaan Energi yang telah diselenggarakan untuk kali kedua ini dapat mendorong peran aktif masyarakat Indonesia, sehingga menyadari akan pentingnya kemandirian energi dalam rangka membangun ketahanan energi nasional melalui konservasi energi dan diversifikasi energi khususnya dalam pengelolaan energi yang berkelanjutan.

 
>> Berita Lainnya
 
Selasa, 31 Maret 2015
Ekspor Migas Tidak Pakai LC
Pelaksana Tugas Dirjen Migas IGN Wiratmaja kembali menegaskan, cara pembayaran letter of credit (L/C) tidak diberlakukan untuk ekspor migas. Saat ini, Kementerian ESDM tengah menunggu proses legal terkait hal tersebut.
 
Selasa, 31 Maret 2015
DPR Minta Pemerintah Tinjau Kenaikan Harga BBM
Rapat kerja Menteri ESDM dan Komisi VII DPR yang dipimpin Kardaya Warnika mengenai kenaikan harga BBM, Senin (30/3), menghasilkan sembilan kesimpulan, antara lain meminta Pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakan menaikkan harga BBM.
 
Selasa, 31 Maret 2015
Penetapan Harga Premium dan Solar di Bawah Keekonomian Untuk Lindungi Sektor Riil
Terhitung tanggal 28 Maret 2015 pukul 00.00, Pemerintah menaikkan harga jual BBM Premium penugasan menjadi Rp 7.300 per liter dan Solar bersubsidi Rp 6.900 per liter, di bawah harga keekonomian yang seharusnya Rp 7.900 per liter.  Penetapan harga di bawah keekonomian ini, bertujuan untuk membantu masyarakat tetap dapat melakukan kegiatan ekonomi, tanpa dibebani dengan harga BBM yang berlebihan.
 
Senin, 30 Maret 2015
Pertamina Operator Blok Mahakam, Nasib Pekerja Aman
PT Pertamina (Persero), PT Total E&P dan Inpex memulai diskusi tentang masa transisi pengelolaan Blok Mahakam yang akan mulai dioperatori Pertamina mulai 1 Januari 2018. Meski kepemilikan saham berubah, namun nasib pekerja tetap aman. Jumlah pekerja yang mengelola Blok Mahakam saat ini sebanyak  1.981 orang pekerja permanen, 1.688 pekerja kontrak dan 96 ekspatriat.
 
Senin, 30 Maret 2015
Mandatori BBN 15 Persen Harus Dijalankan
Pemerintah kembali menegaskan kewajiban pelaksanaan mandatori BBN 15% harus dilaksanakan oleh seluruh badan usaha. Untuk memastikan hal ini, PPNS Migas akan melakukan pengecekan secara ketat ke fasilitas-fasilitas blending milik badan usaha.
 
Jumat, 28 Maret 2015
Penetapan Harga BBM Berlaku Mulai 28 Maret 2015 Pukul 00.00 WIB
Pemerintah terus mengikuti secara seksama dinamika mutakhir harga minyak dunia dan perekonomian nasional. Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015, jika dilihat dengan meningkatnya rata-rata harga minyak dunia dan masih berfluktuasi serta melemahnya nilai tukar rupiah dalam 1 (satu) bulan terakhir, maka Harga Jual Eceran BBM secara umum perlu dinaikkan.
 
Jumat, 27 Maret 2015
Inilah 15 Calon Pejabat Eselon I Kementerian ESDM
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Tinggi Madya telah menyelesaikan tahap wawancara yang diselenggarakan tanggal 16 hingga 21 Maret 2015. Sebanyak 15 calon dinyatakan lulus dan selanjutnya diusulkan kepada Presiden Joko Widodo memilih 5 nama untuk menduduki jabatan sebagai Dirjen Migas, Dirjen Mineral dan Panasbumi, Dirjen Kelistrikan, Dirjen Energi Baru dan Terbarukan serta Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN).
 
Jumat, 27 Maret 2015
Wiratmaja: Kami Sedang Berbenah Diri!
Pelaksana Tugas Dirjen Migas IGN Wiratmaja meminta agar badan usaha menjalankan bisnisnya secara baik dan tranparan. Demikian pula di lingkungan Kementerian ESDM, khususnya Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi yang tengah berbenah diri menjadi lebih baik. Tidak ada lagi perizinan-perizinan yang harus diperoleh dengan uang tertentu atau melalui mekanisme yang tidak seharusnya.
 
Jumat, 27 Maret 2015
Target Produksi Blok Cepu Ditingkatkan Jadi 205.000 barel per hari
Menteri ESDM Sudirman Said didampingi Pelaksana Tugas Dirjen Migas IGN Wiratmaja dan kepala SKK Migas Amien Sunaryadi serta kepala Unit Pengendali Kinerja Kementerian ESDM Widhyawan Prawiraatmaja, Kamis (26/3), melakukan kunjungan kerja ke Blok Cepu. Dari hasil kunjungan tersebut, diketahui perkembangan proyek telah mencapai 95 persen dan produksinya ditingkatkan menjadi 205.000 barel per hari dari semula 165.000 barel per hari.
 
Kamis, 26 Maret 2015
Delapan Poin Penting Rancangan Permen PI
Dalam waktu dekat, Pemerintah akan segera menetapkan Peraturan Menteri ESDM tentang Paticipating Interest 10%. Rancangan Peraturan Menteri ESDM Tentang Participating Interest 10% tersebut dikeluarkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dalam rangka mengakomodir aspirasi daerah untuk mendapatkan Participating Interest (saham partisipasi) sekaligus untuk melindungi kepentingan masyarakat agar mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya. Dalam aturan tersebut, terdapat delapan poin utama.
 
Rabu, 26 Maret 2015
Pemerintah Segera tetapkan Permen ESDM Tentang Participating Interest
Untuk menjaga iklim yang baik dalam penyelesaian saham partisipasi masyarakat pada  kepemilikan wilayah kerja migas,  Pemerintah akan segera mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM yang mengatur tentang Participating Interest 10%. Pemerintah berkeinginan agar rakyat mendapatkan manfaat sepenuhnya dari PI sekaligus menghilangkan praktek pemburu rente.
 
Rabu, 25 Maret 2015
Dijadikan Pusat Ilmu Kemigasan, Museum Gawitra Segera Direvitalisasi
Tak hanya mengembangkan industri migas nasional, Pemerintah juga berkeinginan meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat, terutama anak-anak mengenai seluk-beluk minyak dan gas bumi. Untuk itu, Pemerintah berencana akan segera merevitalisasi.Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Widya Patra (Gawitra) yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
 
Selasa, 24 Maret 2015
Pemerintah Tindak Tegas Badan Usaha Pelanggar Mandatori BBN
Pemerintah mulai mewajibkan penggunakan bahan bakar nabati atau biofuel sebesar 15% mulai 1 April 2015.  Kewajiban ini diberlakukan bagi semua badan usaha, baik PSO maupun Non PSO. Terhadap badan usaha yang melakukan pelanggaran, Pemerintah akan memberikan sanksi yang tegas.
 
Senin, 23 Maret 2015
Pekan Ini, Menteri ESDM Serahkan 15 Nama Calon Eselon I
Panitia seleksi calon pejabat eselon I di lingkungan Kementerian ESDM telah menyelesaikan tugasnya dan berhasil memilah 15 nama untuk diajukan kepada Presiden untuk dipilih dan ditetapkan. Pekan ini, ke 15 nama tersebut akan diajukan Menteri ESDM Sudirman Said kepada Presiden Joko Widodo.
 
Senin, 23 Maret 2015
Menteri ESDM Luncurkan Pelaksanaan Mandatori Pemanfaatan Biodiesel 15 Persen (B15)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said secara resmi meluncurkan Pelaksanaan Mandatori Pemanfaatan Biodiesel 15% (B15) di Kementerian ESDM, Senin (23/3). Acara ini bertujuan untuk memberikan penjelasan secara detail setelah selama 10 hari Pemerintah menyiapkan program B15 sejak Presiden mengumumkan paket kebijakan reformasi struktur ekonomi Indonesia yang dihadiri para stakeholders dari kalangan Pemerintah, produsen sawit, produsen biodiesel, badan usaha BBM, produsen otomotif dan alat berat, pemerhati dan praktisi biodiesel serta asosiasi terkait.
 
 
Dekstop version