logo   21 Desember 2014 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Senin, 15 Oktober 2012
Menteri ESDM Serahkan Penghargaan Energi 2012
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyerahkan Penghargaan Energi tahun 2012 pada di Grand Ballroom Hotel The Dharmawangsa, Jumat (12/10) malam.

Acara Pemberian Penghargaan Energi 2012 merupakan rangkaian acara Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-67 yang dihadiri oleh 250 undangan baik dari lingkungan Kementerian ESDM, beberapa kementerian terkait, kepala daerah, kepala dinas ESDM, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan di sektor ESDM di Indonesia serta organisasi profesi.

Penghargaan Energi 2012 merupakan suatu bentuk apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah untuk  menghargai jasa perorangan, kelompok masyarakat, perusahaan dan pemerintah daerah yang berjasa luar biasa dalam melaksanakan kegiatan usaha pengembangan, penyediaan, dan pemanfaatan energi dengan prinsip konservasi dan atau diversifikasi serta hemat energi yang menghasilkan produk nyata secara fisik sebagai hasil inovasi dan pengembangan teknologi baru.

Tujuan pemberian Penghargaan Energi 2012 adalah mendorong peran aktif masyarakat pemangku kepentingan untuk melakukan diversifikasi, konservasi dan budaya hemat energi serta menciptakan inovasi pengembangan sektor ESDM  sekaligus menjadi pemicu semakin memasyarakatnya budaya hemat energi dan penggunaan energi baru terbarukan.

Dasar hukum pelaksanaan Penghargaan Energi adalah Peraturan Menteri Nomor 04 Tahun 2011 tentang Penghargaan Energi.
Jasa dan peran aktif para pemangku kepentingan dalam melakukan diversifikasi, konservasi dan hemat energi maupun penciptaan inovasi serta teknologi yang berkesinambungan, dikategorikan menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu :

  1. Penghargaan Energi Prakarsa diberikan kepada unsur masyarakat baik secara perorangan maupun kelompok;
  2. Penghargaan Energi Pratama  diberikan kepada Perusahaan baik Nasional / Daerah atau Asing;
  3. Penghargaan Energi Prabawa  diberikan kepada Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Rangkaian kegiatan ini cukup panjang, yaitu dimulai dari kegiatan sosialisasi melalui penyebaran informasi dan penjaringan calon hingga penganugerahan penghargaan energi. Jumlah keseluruhan calon penerima Penghargaan Energi tahun 2012 sebanyak 83 Calon dengan rincian 53 Calon Prakarsa, 20 Calon Pratama, dan 10 Calon Prabawa. Calon tersebut tersebar di 24 wilayah provinsi dan 55 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dari 83 Calon terdapat 26 calon yang telah ikut serta dalam Penghargaan Energi tahun 2011.

Tahap selanjutnya adalah kompilasi, identifikasi, evaluasi dan penilaian serta verifikasi terhadap semua calon yang masuk. Proses penilaian usulan calon  dilakukan oleh dewan juri yang berjumlah 9 orang yang berasal dari asosiasi sektor ESDM, perguruan tinggi, praktisi, tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat.

Hasil akhir penilaian dewan juri telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebanyak 15 penerima penghargaan, yaitu kategori Prakarsa Perorangan sebanyak 3 (tiga),  dan Kelompok Masyarakat sebanyak 2 (dua), Kategori Pratama Perusahaan Nasional sebanyak 3 (tiga) dan Perusahaan Daerah 3 sebanyak 3 (tiga), dan  Kategori Prabawa sebanyak 2 (dua) Pemerintah Provinsi dan 2 (dua) Pemerintah Kabupaten.

Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut yang ditetapkan pada tanggal 27 September 2012 berturut-turut Nomor 2841 K/74/MEM/2012, Nomor 2844 K/74/MEM/2012, dan Nomor 2845 K/74/MEM/2012 menetapkan Penerima Penghargaan Energi tahun 2012 berikut :

  1. Penerima Penghargaan Energi Prakarsa:

Perorangan:

    1. H. M Dori Suhardi
    2. Noverius Henutesa Nggili, S.PT
    3. Sucipto

            Kelompok Masyarakat:

1.      Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan

2.      Perusahaan Listrik Nagari Silayang (PLNS)

 

  1. Penerima Penghargaan Energi Pratama:

Perusahaan Nasional:

    1. PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)
    2. PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang
    3. Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd

             Perusahaan Daerah:

1.      CV. Cihanjuang Inti teknik (Cintek)

2.      CV. Qaryah Thayyibah

3.      PT. Swen Inovasi Transfer (SIT)

 

  1. Penerima Pengharaan Energi Prabawa:

1.      Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

2.      Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

3.      Pemerintah Kabupaten Bantul

4.      Pemerintah Kabupaten Gayo Lues

 

Diharapkan Penghargaan Energi yang telah diselenggarakan untuk kali kedua ini dapat mendorong peran aktif masyarakat Indonesia, sehingga menyadari akan pentingnya kemandirian energi dalam rangka membangun ketahanan energi nasional melalui konservasi energi dan diversifikasi energi khususnya dalam pengelolaan energi yang berkelanjutan.

 
>> Berita Lainnya
 
Jumat, 19 Desember 2014
Energi Urusan Lintas Sektor
Masalah energi bukan hanya menjadi urusan Kementerian ESDM tetapi juga instansi terkait lainnya. Seluruh pihak yang berkepentingan harus duduk bersama untuk menyelesaikan masalah-masalah di sektor energi.
 
Jumat, 19 Desember 2014
Opsi BBM Subsidi Masih Dibahas
Pemerintah masih membahas beberapa  opsi terkait rencana mengeluarkan kebijakan baru mengenai harga BBM bersubsidi, sebagai tindak lanjut terus menurunnya harga minyak dunia. Harga minyak mentah di pasar berjangka merosot ke posisi terendah dalam lima tahun terakhir  yaitu hampir menyentuh US$ 60 per barel.
 
Kamis, 19 Desember 2014
Kementerian ESDM Resmi Lelang Jabatan 5 Eselon I
Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral membuka kesempatan bagi Profesional baik berlatar Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun bukan Pegawai Negeri Sipil (non PNS), yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri mengikuti seleksi terbuka pengisian lowongan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian ESDM. Pendaftaran dibuka sejak tanggal 18 Desember 2014 hingga 7 Januari 2015 melalui website Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di www.esdm.go.id.
 
Kamis, 18 Desember 2014
Kilang Indonesia Tua, Impor BBM Lebih Murah
Kilang minyak Indonesia yang telah berusia tua, menjadikan harga BBM yang diolah di dalam negeri lebih mahal dibandingkan dengan impor. Meski demikian, untuk menjaga ketahanan energi nasional, kilang minyak baru tetap harus dibangun.
 
Rabu, 18 Desember 2014
Tim Reformasi Tata Kelola Migas Bertemu Petral
Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang dipimpin Faisal Basri, melakukan pertemuan tertutup dengan sejumlah Direksi PT Pertamina (Persero) dan PT Petral di Kementerian ESDM, rabu (17/12). Pertemuan yang berlangsung selama 5 jam  itu, bertujuan melakukan klarifikasi mengenai sejumlah persoalan dan data-data terkait kegiatan Petral, termasuk juga proses tender pengadaan minyak serta pencampuran minyak impor RON 92 menjadi RON 88, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Pemerintah.
 
Selasa, 16 Desember 2014
1.595 Peserta Ikuti Tes Wawancara CPNS KESDM Tahun 2014
Panitia Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian ESDM tahun 2014,Senin (15/12), mulai melaksanakan tes wawancara terhadap 1.595 peserta CPNSyang  dinyatakan lulus dari tes sebelumnya yaitu tes tertulis. Peserta wawancara atau tes kemampuan bidang (TKB) yang dinyatakan lulus akan diterima menjadi calon pegawai negeri sipil Kementerian ESDM.
 
Senin, 15 Desember 2014
Kemampuan Badan Usaha Pendamping Pertamina Harus Ditingkatkan
Menteri ESDM Sudirman Said meminta agar kemampuan badan usaha pendamping PT Pertamina dalam penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi dapat ditingkatkan.  Hal ini dimaksudkan agar Pertamina dapat lebih berkonsentrasi menjadi badan usaha kelas dunia.
 
Jumat, 13 Desember 2014
Pertamina dan AKR Jadi Penyedia dan Pendistribusi BBM Bersubsidi 2015
Pemerintah cq Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) memutuskan PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo Tbk sebagai pelaksana penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi tahun 2015. 
 
Jumat, 12 Desember 2014
Menteri ESDM Serahkan DIPA Tahun 2015
Menteri ESDM Sudirman Said menyerahkan DIPA tahun 2015 kepada 11 Kuasa Pengguna Anggaran di lingkungan Kementerian ESDM senilai Rp 10,02 triliun, Jumat (12/12) pagi. Untuk Ditjen Migas, diwakili oleh Pelaksana Tugas Dirjen Migas Naryanto Wagimin. Dana sebesar Rp 10,02 triliun tersebut, terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal.
 
Kamis, 11 Desember 2014
Menteri ESDM Resmikan Uji Coba Pipa Gas Arun Belawan
Menteri ESDM Sudirman Said meresmikan uji coba pengoperasian Pipa Gas Arun Belawan yang berkapasitas 300 MMSCFD dengan panjang 350 km. Untuk tahap uji coba ini,  fasilitas yang pembangunannya dilakukan sejak Agustus 2013 ini,  mendapat alokasi gas sebesar 185 MMSCFD  dari ExxonMobil (EMOI). Hadir dalam acara ini, Pelaksana Tugas Dirjen Migas Naryanto Wagimin, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Heri Poernomo, Direktur Gas Bumi BPH Migas Djoko Siswanto, Dirut PT Pertagas Hendra Jaya, Direktur Energi Baru PT Pertamina Yenni Andayani, Kepala Divisi Gas dan BBM PT PLN (Persero) Suryadi Mardjoeki dan  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Hasiholan Silaen.
 
Kamis, 11 Desember 2014
Blok Migas Muara Bakau Produksi 2017
Pengembangan Blok Migas Muara Bakau diperkirakan mulai berproduksi pada kuartal pertama 2017 dengan puncak produksi diproyeksikan mencapai 450 juta kaki kubik per hari. Hingga minggu pertama Desember 2014 ini, perkembangan proyek yang dikelola ENI sebesar 15%.
 
Rabu, 10 Desember 2014
Upgrade Lima Kilang, Pertamina Investasi US$ 25 Miliar
Untuk menjamin ketahanan energi nasional, Pemerintah mendorong badan usaha untuk membangun atau meningkatkan kapasitas kilang. Sebagai tindak lanjut hal tersebut, PT Pertamina berupaya meningkatkan kapasitas dan upgrade lima kilangnya di Indonesia melalui konsep Refining Development Master Plan (RDMP) dengan investasi sekitar US$ 25 miliar selama sepuluh tahun ke depan.
 
Selasa, 09 Desember 2014
Menteri ESDM Terima DIPA Tahun Anggaran 2015
Menteri ESDM Sudirman Said bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Sutarman, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly serta  34 Gubernur di seluruh Indonesia, secara simbolis menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2015 dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (8/12).
 
Selasa, 09 Desember 2014
Direksi Pertamina Bertambah Tiga
Untuk memenuhi kebutuhan Pertamina agar lebih cepat mencapai target-target yang sudah dicanangkan, Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk mengangkat tiga orang anggota direksi baru Pertamina periode 2014-2019. Tambahan tersebut menjadikan total anggota direksi Pertamina kini berjumlah tujuh orang.  
 
Senin, 08 Desember 2014
Penurunan Harga Minyak Hambat Pengembangan Migas Non Konvensional
Harga minyak dunia yang terus menunjukkan penurunan, dikhawatirkan semakin menyulitkan pengembangan migas non konvensional seperti gas metana batubara (CBM) dan shale gas. Padahal saat ini, dari 54 KKS CBM, hanya sebagian saja yang masih kembangkan oleh KKKS. Sementara sisanya ‘mati suri’.
 
 
Dekstop version