logo   24 Juli 2014 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Senin, 07 Januari 2013
Sebanyak 241 Fasilitas Migas Ditetapkan Sebagai Obvitnas Sektor ESDM
Menteri ESDM Jero Wacik menetapkan Kepmen ESDM No 3407 K/07/MEM/2012 tentang Penetapan Obyek Vital Nasional di Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, tanggal 21 Desember 2012. Sebanyak 241 fasilitas migas ditetapkan sebagai obyek vital nasional (obvitnas) di sektor ESDM.  

Ditetapkan dalam aturan tersebut, obyek vital nasional meliputi kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan usaha di sektor ESDM yang tercantum dalam lampiran Kepmen. Pengelola obvitnas sektor ESDM bertanggung jawab atas penyelenggaraan pengamanan internal obvitnas masing-masing, dengan mengacu pada Keputusan Kapolri tentang Pedoman Sistem Pengamanan Obyek Vital Nasional.

Dengan ditetapkannya Kepmen ini, maka Kepmen ESDM No 1762 K/07/MEM/2007 tanggal 9 Mei 2007 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional di Sektor ESDM sebagaimana yang telah diubah dengan Kepmen ESDM No 2288 K/07/MEM/2008 tanggal 26 Agustus 2008 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Untuk subsektor migas, fasilitas yang termasuk obvitnas mencapai 241 unit, terdiri dari kegiatan hulu migas 108 unit dan kegiatan hilir migas sebanyak 133 unit.

Fasilitas kegiatan hulu migas yang termasuk obvitnas, antara lain fasilitas Blok B Offshore dan Onshore di Aceh yang dikelolo ExxonMobil Oil Indonesia, Inc, fasilitas Blok Corridor di Jambi dan Sumatera Selatan yang dikelola ConocoPhillips (Grissik) Ltd, fasilitas Blok Offshore North West Java serta Onshore Receiving Facility di Laut Jawa, Jawa Barat, dikelola PHE ONWJ dan Area Cepu di Jawa Tengah yang dikelola PT Pertamina EP.

Selain itu, fasilitas Blok Pangkah di Laut Jawa dan Gresik, Jawa Timur, dikelola oleh Hess (Indonesia-Pangkah) Ltd, fasilitas Blok East Kalimantan termasuk fasilitas Offshore dan Onshore di Kalimantan Timur yang dikelola Chevron Indonesia Company, fasilitas Blok Mahakam dan Tengah Offshore dan Onshore di Kalimantan Timur yang dikelola Total E&P Indonesie, fasilitas Lapangan dan Kilang LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat, dikelola BP Berau Ltd dan fasilitas Blok Kepala Burung di Sorong, Papua, dikelola PetroChina Internasional (Bermuda) Ltd.

Sedangkan fasilitas kegiatan hilir migas yang termasuk obvitnas, antara lain Kilang LNG Arun di Aceh yang dikelola PT Arun NGL, Depot LPG Pangkalan Brandan di Sumatera Utara, dikelola PT Pertamina (Persero), Unit Bisnis Strategik 3 (SBU-3) Medan, Batam dan Pekan Baru di Sumatera Utara dan Kepulauan Riau yang dikelola PT PGN, Kilang Pengolahan LPG Prabumulih di Sumatera Selatan yang dikelola PT Titis Sampurna dan Pipa transmisi gas alam Grissik, Pagardewa-Lampung-Banten-Bekasi yang dikelola PT PGN dan fasilitas penyimpanan AKR Lampung yang dikelola PT AKR Corporindo, Tbk.

Fasilitas lainnya, Regasing Fasilities Unit di Lepas Pantai Tanjung Priok Jakarta yang dikelola PT Nusantara Regas, Depo Pengisian Pesawat Udara Soekarno Hatta yang dikelola PT Pertamina (Persero), Kilang LNG Badak Bontang yang dikelola PT Badak NGL, Kilang Methanol Bunyu di Kalimantan Timur yang dikelola PT Pertamina (Persero), Instalasi Biak di Biak, Papua, dikelola PT Pertamina (Persero) dan Jober Timika yang dikelola PT Pertamina (Persero).(Tursilowulan)

 
>> Berita Lainnya
 
Rabu, 23 Juli 2014
Naik, Produksi Minyak Pertamina EP dan Petrochina di Papua
Sejalan dengan berkurangnya gangguan sosial dan upaya peningkatan produksi secara teknis, produksi minyak PT Pertamina EP Aset 5 Field Papua dan Petrochina International Bermuda di Papua mengalami kenaikan yang signifikan, melampaui target yang ditetapkan Pemerintah.  Rata-rata produksi minyak PT Pertamina EP Aset 5 Field Papua sejak Januari hingga Juni 2014 mencapai 1.156 barel minyak per hari, lebih tinggi dari target yang ditetapkan Pemerintah sebesar 1.047 barel minyak per hari.
 
Selasa, 22 Juli 2014
Wamen: Renegosiasi Harga Jual Tangguh Ke Korea Hampir Rampung
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo menegaskan, renegosiasi kontrak harga jual gas alam cair (LNG) dari Kilang Tangguh di Papua Barat ke Korea, masih terus berlangsung dan akan selesai dalam waktu dekat.
 
Senin, 21 Juli 2014
KKS Shale Gas Kedua Segera ditandatangani
Pemerintah akan segera melakukan penandatanganan kontrak kerja sama (KKS) shale gas kedua. Pengembangan migas non konvensional ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan energi nasional.
 
Jumat, 18 Juli 2014
Jelang Lebaran, Pasokan BBM dan LPG, Kelistrikan dan Kegeologian dalam Kondisi Aman
Posko Pemantauan Idul Fitri 2014  Kementerian ESDM melaporkan, untuk sektor Listrik, Migas, dan Geologi, dapat disimpulkan bahwa situasi aman dan terkendali. Stok nasional BBM dan LPG pada tanggal 17 Juli 2014 dalam kondisi normal, kelistrikan dan kegeologian masih dalam kondisi aman dan terkendali.
 
Jumat, 18 Juli 2014
Semester I, BBM Subsidi Habis 22,9 Juta KL
Selama Januari hingga Juni 2014, volume BBM bersubsidi yang telah digunakan mencapai 22,9 juta KL atau separuh dari kuota BBM bersubsidi yang ditetapkan dalam APBN-P 2014 sebesar 46 juta KL. Karena itu, Menteri ESDM Jero Wacik menghimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan BBM bersubsidi
 
Jumat, 18 Juli 2014
Menteri ESDM Lantik 24 Pejabat Eselon II
Menteri ESDM Jero Wacik melantik dan mengambil sumpah 24 pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian ESDM, Jumat (18/7). Khusus untuk Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, para pejabat yang dilantik adalah Hufron, SH, M.Hum sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Migas, Ir. Agus Cahyono Adi, MT sebagai Direktur Pembinaan Program Migas, Ir. Naryanto Wagimin, M.Si sebagai Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas dan Ir. Heri Poernomo, MEMD sebagai Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas.
 
Kamis, 17 Juli 2014
Menteri ESDM Resmikan Road Test Pemanfaatan Biodiesel (B20) Pada Kendaraan Bermotor
Ditandai dengan pengisian campuran bahan bakar Solar dan Biodiesel (B20) dan pengangkatan bendera, Menteri ESDM Jero Wacik secara simbolis melepas kendaraan bermotor yang digunakan untuk uji jalan (road test) pemanfaatan biodiesel (B20) di Kementerian ESDM, Kamis (17/7) pagi.  
 
Selasa, 15 Juli 2014
Pemda Berharap Blok Cepu Segera Tingkatkan Produksi
Pemerintah daerah berharap produksi Blok Cepu dapat segera meningkat sesuai dengan rencana agar dana bagi hasil daerah juga meningkat dan dapat digunakan untuk pembangunan serta kesejahteraan masyarakat sekitar blok tersebut.
 
Selasa, 15 Juli 2014
CNG Terangi Pulau Terpencil
Penggunaan bahan bakar gas sebagai pengganti BBM semakin intensif dilakukan pemerintah. PT PLN (Persero) memanfaatkan teknologi Compressed Natural Gas (CNG) untuk memenuhi kebutuhan energi primer pembangkit listrik yang tidak terjangkau fasilitas pipa gas dan masih menggunakan mesin diesel berbahan bakar minyak solar. Seperti yang terjadi di pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. PLN Distribusi Jawa Timur bekerja sama dengan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), anak perusahaan PLN, telah membangun pusat listrik tenaga mesin gas (PLTMG) berkapasitas 3x1 Megawatt (MW). Sebanyak dua unit mesin gas telah beroperasi dengan kapasitas 2 MW, sedangkan satu unit lainnya akan segera menyusul. Potensi penghematan yang akan diperoleh akibat pengurangan pemakaian BBM yakni sekitar Rp. 1, 488 milyar per bulan.
 
Senin, 14 Juli 2014
Rakor Penghitungan dan Evaluasi Realisasi Lifting Migas Triwulan II
Kementerian ESDM cq. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penghitungan dan Evaluasi Realisasi Lifting Migas Triwulan II tahun 2014 di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Senin (14/7). Hasil rakor ini akan menjadi dasar perhitungan dana bagi hasil (DBH) SDA migas bagi masing-masing daerah.
 
Jumat, 11 Juli 2014
Wamen ESDM Buka Internalisasi Reformasi Birokrasi
Bertempat di Auditorium Kementerian ESDM, Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo membuka acara Internalisasi Reformasi Birokrasi di Lingkungan Kementerian SDM, Jumat (11/7). Hadir sebagai narasumber adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar dan Kepala BPKP Mardiasmo.
 
Kamis, 10 Juli 2014
Cegah Api Menjalar, Sele Raya Tutup 3 Sumur
Sumur West Belani-8, Lapangan West Belani, Blok Merangin II yang dioperasikan kontraktor kontrak kerja sama (kontraktor KKS) Sele Raya mengalami semburan liar tidak terkendali (blow out) pada Senin, 7 Juli 2014. Sumur terletak di Desa Belani, Kecamatan Bingin Teluk, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.  Untuk mengantisipasi menjalarnya api ke sumur-sumur lain, Sele Raya telah menutup tiga sumur terdekat dengan potensi kehilangan produksi 300 barel minyak per hari.
 
Selasa, 08 Juli 2014
Tangguh Pasok LNG Untuk FSRU Lampung
Sebagai bentuk komitmen industri hulu migas untuk memenuhi kebutuhan gas domestik, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah memberikan persetujuan penandatanganan atas Master FOB LNG Sale and Purchase Agreement dan Confirmation Notice antara Tangguh LNG dan PT PGN LNG Indonesia untuk penjualan satu kargo LNG yang akan  dipasok untuk Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Lampung. Dengan persetujuan yang ditandatangani 1 Juli 2014 ini, alokasi gas bumi domestik tahun 2014 telah mencapai 54% dari total produksi yang ada.
 
Senin, 07 Juli 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Sektor ESDM 1435 H
Untuk meningkatkan tali silaturahmi, Keluarga besar sektor energi dan sumber daya mineral melaksanakan buka puasa bersama serta pemberian santunan bagi 200 anak yatim piatu di lingkungan Kementerian ESDM yang diserahkan secara simbolis Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, Jumat (4/7).
 
Jumat, 04 Juli 2014
Pemerintah Akan Laksanakan Penghematan BBM Bersubsidi
 Pemerintah menegaskan akan melaksanakan penghematan volume BBM bersubsidi sebanyak 2 juta KL pada tahun ini, sebagaimana yang telah diputuskan dalam RAPBN-P 2014. Untuk pengurangan nozzle di SPBU-SPBU, rencananya akan dilaksanakan sesudah Idul Fitri 2014. 
 
 
Dekstop version