logo   19 April 2014 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Rabu, 30 Januari 2013
Wamen ESDM Resmikan Pengaliran Gas Bumi Untuk Rumah Tangga di Bontang
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo meresmikan pengaliran gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga di Kabupaten Bontang, Rabu (30/1). Sebanyak 3.960 sambungan rumah dialiri gas bumi yang pasokannya berasal dari Total E&P Indonesia dan Inpex Corp dari Blok Mahakam sebesar 1.500 MMBTU per hari, terhitung 28 Januari 2013 sampai berakhirnya kontrak KKKS Mahakam di Tahun 2013.

Tampak hadir pada peresmian tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk,  Walikota Bontang Adi Darma, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Umi Asngadah, Kepala Pusat Informasi ESDM Ego Syahrial dan Kepala Biro Perencanaan ESDM Rida Mulyana serta Direktur Gas BPH Migas Hendra Fadly.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Umi Asngadah dalam laporannya mengemukakan, pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga,  dilakukan dalam rangka implementasi program diversifikasi energi dan upaya pengurangan subsidi BBM.

\"Jaringan gas bumi ini dilakukan di beberapa kota atau kabupaten yang memiliki sumber gas atau dekat dengan pipa gas bumi,\" katanya.

Pembangunan jaringan gas pipa telah dilaksanakan sejak 2009 dengan jumlah masyarakat penerima sebanyak 57.000 kepala keluarga yaitu di Palembang (3.311 sambungan rumah), Surabaya (2.900 SR), Sidoarjo (8.647 SR), Depok (4.000 SR), Tarakan (3.666 SR), Bekasi (4.628 SR), Bontang (3.960), Sengkang (4.172 SR), Rusun Jabodetabek (5.234 SR), Prabumulih (4.650 SR), Jambi (4.000 SR), Bogor (4.000 SR) dan Cirebon (4.000 SR).

Tahapan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga terdiri dari perencanaan meliputi pembuatan feasibility study oleh BPH Migas, kemudian ditindaklanjuti oleh Ditjen Migas yaitu melakukan koordinasi dengan para KKKS untuk mendapatkan pasokan gas bumi sekaligus juga pemilihan lokasi tapping pipa.

\"Selain itu, melakukan koordinasi dengan Pemda Kabupaten/Kota untuk mendapatkan desa/kelurahan terpilih dan pembuatan desain berupa FEED/DEDC termasuk calon pelanggan,\" tambahnya.

Tahap selanjutnya adalah konstruksi dan pengoperasian melalui pemilihan operator dimana BUMD mendapatkan prioritas pengelolaan jaringan gas tersebut.

Pengaliran gas bumi untuk rumah tangga Kota Bontang merupakan kota ke 7 dari 13 kota yang sudah selesai dikonstruksi. Ditargetkan ke 6 kota lainnya dapat dioperasikan pada awal 2013 ini.

Dalam kesempatan peresmian ini, Gubernur Awang Farouk mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM karena telah membangun jaringan gas di daerahnya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Bontang.

Sementara kepada Walikota Bontang, ia berpesan agar pengelolaan jaringan gas bumi oleh BUMD dapat dilaksanakan dengan baik serta dikembangkan lebih lanjut.

 
>> Berita Lainnya
 
Kamis, 17 April 2014
Tinggi, Animo Pemda Dipasangi Konverter Kit
Sosialisasi dan edukasi pemerintah mengenai konversi BBM ke bahan bakar gas yang aman, bersih dan murah, terbukti cukup efektif. Saat ini, pemerintah daerah berbondong-bondong mengajukan permintaan ke Kementerian ESDM agar dapat  memperoleh konverter kit serta dibangun SPBG.
 
Rabu, 17 April 2014
Wamen ESDM Pimpin Rakor Neraca Gas
Pemerintah tengah menyempurnakan  Neraca Gas Indonesia 2013-2030.  Rapat koordinasi penyusunan kebijakan itu dipimpin oleh Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo di Bandung, Rabu (16/4).
 
Rabu, 16 April 2014
Dalam 5 tahun, Pemerintah Bangun Jargas 72.511 Sambungan
Sejak tahun 2009, pemerintah telah melaksanakan pembangunan jaringan distribusi gas bumi (jargas) untuk rumah tangga. Hingga tahun 2013, telah terbangun  jaringan gas sebanyak 72.511 sambungan rumah (SR) yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
 
Selasa, 16 April 2014
Konversi Mitan ke LPG Hemat Rp 120,7 Triliun
Pemerintah melaksanakan kebijakan konversi minyak tanah (mitan) ke LPG sejak tahun 2007 untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM, terutama minyak tanah serta menekan subsidi BBM. Total penghematan yang diperoleh dari kebijakan tersebut hingga tahun 2013 mencapai Rp 120,766 triliun.
 
Selasa, 15 April 2014
Bangun Kilang, Pemerintah Siapkan Tanah 900 Hektar dan Insentif Pajak
Pemerintah berkomitmen membangun kilang baru, bekerja sama dengan pihak swasta.  Sebagai tahap awal, telah dilakukan market consultation di Singapura untuk menjaring investor.  Agar investor tertarik, pemerintah telah menyediakan lahan seluas 900 hektar di Bontang, Kalimantan Timur serta tax holiday 15 tahun.
 
Senin, 14 April 2014
Lebih Jauh Tentang Rig Migas
Rig pengeboran adalah suatu bangunan dengan peralatan untuk melakukan pengeboran ke dalam reservoir bawah tanah untuk memperoleh air, minyak gas bumi atau deposit mineral bawah tanah.  Ciri utama rig adalah adanya menara yang terbuat dari baja yang digunakan untuk menaik-turunkan pipa-pipa tubular sumur.
 
Jumat, 11 April 2014
Segera Diselenggarakan, The 5th Indonesia-US Energy Policy Dialogue
Pada 30 April hingga 2 Mei 2014, akan diselenggarakan The 5th Indonesia-US Energy Policy Dialogue di Washington DC, Amerika Serikat. RI-US Energy Policy Dialoque merupakan wadah pertemuan bilateral yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali secara bergantian.
 
Kamis, 10 April 2014
Mengenal Keselamatan Migas Indonesia
Pencarian migas di Indonesia dimulai tahun 1871. Peraturan pertambangan minyak dan gas bumi pertama kali dikeluarkan pada tahun 1899 (Indische Minjwet 1899), yang mengatur hak dan kewajiban pemegang konsesi (Wilayah Kuasa Pertambangan terhadap pemerintah). Pada tahun 1930, aspek keselamatan kerja termasuk pengawasannya ditangani secara hukum yakni dengan diundangkannya Mijn Ordonante dan Mijn Politie Reglement (MPR) yang mengatur mengenai keselamatan pekerja tambang.
 
Selasa, 08 April 2014
FSRU Lampung Segera Alirkan Gas
Floating Storage Receiving Terminal (FSRU) Lampung yang dibangun PT PGN telah selesai dibangun di Galangan Kapal Hyundai Heavy Industries, Ulsan, Korea Selatan, pada Senin (7/4) dan diberi nama PGN FSRU Lampung. FSRU akan berlayar dari Ulsan menuju Lampung pada Senin (14/4) dan diperkirakan sampai di Lampung pada pertengahan Mei 2014.
 
Senin, 07 April 2014
Realisasi Penyaluran BBM Bersubsidi Kuartal I 2014 Capai 23,6%
Realisasi penyaluran BBM bersubsidi hingga 31 Maret 2014 mencapai 11,2 juta KL atau 23,6% terhadap kuota BBM bersubsidi yang dialokasikan APBN 2014 kepada PT Pertamina (Persero).
 
Senin, 07 April 2014
Kolombia Tawarkan 97 Blok Migas ke Indonesia
Pemerintah Kolombia menawarkan 97 blok migasnya kepada investor di Indonesia. Blok migas yang ditawarkan tersebut,   terbagi dalam 57 blok migas konvensional  di darat, 13 blok migas konvensional di offshore atau lepas pantai, 19 blok non konvensional minyak dan shale gas serta 8 blok gas metana batubara ( CBM).
 
Jumat, 04 April 2014
Pembahasan Blok Natuna Alami Kemajuan
Pembahasan mengenai  item-item untuk pengembangan Blok East Natuna, mengalami kemajuan yang cukup berarti. Pemerintah berharap kontrak kerja sama (KKS)  blok tersebut dapat ditandatangani tahun ini.
 
Jumat, 04 April 2014
Usaha Pelayaran Kaji Penggunaan LNG Untuk Transportasi
PT Pelayaran Indonesia (Pelni) dan PT Pertamina Gas (Pertagas) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka melakukan kajian bersama penggunaan LNG bagi armada kapal milik Pelni. Kerja sama ini untuk membuka kemungkinan penggunaan LNG bagi armada kapal yang dimiliki BUMN transportasi ini.
 
Kamis, 03 April 2014
ICP Maret 2014 Sebesar US$ 106,90 per Barel
Berdasarkan perhitungan Formula ICP, harga rata-rata minyak mentah Indonesia bulan Maret 2014 secara umum mengalami kenaikan terutama jenis minyak mentah jenis SLC, dibandingkan bulan Februari 2014. Harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP)  Maret 2014 mencapai US$ 106,08 per barel atau naik US$ 0,82 per barel dibanding Februari 2014 yang mencapai US$ 106,08 per barel.
 
Rabu, 02 April 2014
Dirjen Migas Terima CPNS 2013
Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro menerima 61 CPNS Ditjen Migas dan 22 CPNS BPH Migas yang lolos seleksi penerimaan tahun 2013 di Auditorium Migas, Rabu (2/4). Turut hadir dalam acara tersebut, para pejabat eselon II dan III di lingkungan Ditjen Migas dan BPH Migas.
 
 
Dekstop version