logo   31 Maret 2015 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Rabu, 30 Januari 2013
Wamen ESDM Resmikan Pengaliran Gas Bumi Untuk Rumah Tangga di Bontang
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo meresmikan pengaliran gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga di Kabupaten Bontang, Rabu (30/1). Sebanyak 3.960 sambungan rumah dialiri gas bumi yang pasokannya berasal dari Total E&P Indonesia dan Inpex Corp dari Blok Mahakam sebesar 1.500 MMBTU per hari, terhitung 28 Januari 2013 sampai berakhirnya kontrak KKKS Mahakam di Tahun 2013.

Tampak hadir pada peresmian tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk,  Walikota Bontang Adi Darma, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Umi Asngadah, Kepala Pusat Informasi ESDM Ego Syahrial dan Kepala Biro Perencanaan ESDM Rida Mulyana serta Direktur Gas BPH Migas Hendra Fadly.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Umi Asngadah dalam laporannya mengemukakan, pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga,  dilakukan dalam rangka implementasi program diversifikasi energi dan upaya pengurangan subsidi BBM.

\"Jaringan gas bumi ini dilakukan di beberapa kota atau kabupaten yang memiliki sumber gas atau dekat dengan pipa gas bumi,\" katanya.

Pembangunan jaringan gas pipa telah dilaksanakan sejak 2009 dengan jumlah masyarakat penerima sebanyak 57.000 kepala keluarga yaitu di Palembang (3.311 sambungan rumah), Surabaya (2.900 SR), Sidoarjo (8.647 SR), Depok (4.000 SR), Tarakan (3.666 SR), Bekasi (4.628 SR), Bontang (3.960), Sengkang (4.172 SR), Rusun Jabodetabek (5.234 SR), Prabumulih (4.650 SR), Jambi (4.000 SR), Bogor (4.000 SR) dan Cirebon (4.000 SR).

Tahapan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga terdiri dari perencanaan meliputi pembuatan feasibility study oleh BPH Migas, kemudian ditindaklanjuti oleh Ditjen Migas yaitu melakukan koordinasi dengan para KKKS untuk mendapatkan pasokan gas bumi sekaligus juga pemilihan lokasi tapping pipa.

\"Selain itu, melakukan koordinasi dengan Pemda Kabupaten/Kota untuk mendapatkan desa/kelurahan terpilih dan pembuatan desain berupa FEED/DEDC termasuk calon pelanggan,\" tambahnya.

Tahap selanjutnya adalah konstruksi dan pengoperasian melalui pemilihan operator dimana BUMD mendapatkan prioritas pengelolaan jaringan gas tersebut.

Pengaliran gas bumi untuk rumah tangga Kota Bontang merupakan kota ke 7 dari 13 kota yang sudah selesai dikonstruksi. Ditargetkan ke 6 kota lainnya dapat dioperasikan pada awal 2013 ini.

Dalam kesempatan peresmian ini, Gubernur Awang Farouk mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM karena telah membangun jaringan gas di daerahnya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Bontang.

Sementara kepada Walikota Bontang, ia berpesan agar pengelolaan jaringan gas bumi oleh BUMD dapat dilaksanakan dengan baik serta dikembangkan lebih lanjut.

 
>> Berita Lainnya
 
Senin, 30 Maret 2015
Pertamina Operator Blok Mahakam, Nasib Pekerja Aman
PT Pertamina (Persero), PT Total E&P dan Inpex memulai diskusi tentang masa transisi pengelolaan Blok Mahakam yang akan mulai dioperatori Pertamina mulai 1 Januari 2018. Meski kepemilikan saham berubah, namun nasib pekerja tetap aman. Jumlah pekerja yang mengelola Blok Mahakam saat ini sebanyak  1.981 orang pekerja permanen, 1.688 pekerja kontrak dan 96 ekspatriat.
 
Senin, 30 Maret 2015
Mandatori BBN 15 Persen Harus Dijalankan
Pemerintah kembali menegaskan kewajiban pelaksanaan mandatori BBN 15% harus dilaksanakan oleh seluruh badan usaha. Untuk memastikan hal ini, PPNS Migas akan melakukan pengecekan secara ketat ke fasilitas-fasilitas blending milik badan usaha.
 
Jumat, 28 Maret 2015
Penetapan Harga BBM Berlaku Mulai 28 Maret 2015 Pukul 00.00 WIB
Pemerintah terus mengikuti secara seksama dinamika mutakhir harga minyak dunia dan perekonomian nasional. Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015, jika dilihat dengan meningkatnya rata-rata harga minyak dunia dan masih berfluktuasi serta melemahnya nilai tukar rupiah dalam 1 (satu) bulan terakhir, maka Harga Jual Eceran BBM secara umum perlu dinaikkan.
 
Jumat, 27 Maret 2015
Inilah 15 Calon Pejabat Eselon I Kementerian ESDM
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Tinggi Madya telah menyelesaikan tahap wawancara yang diselenggarakan tanggal 16 hingga 21 Maret 2015. Sebanyak 15 calon dinyatakan lulus dan selanjutnya diusulkan kepada Presiden Joko Widodo memilih 5 nama untuk menduduki jabatan sebagai Dirjen Migas, Dirjen Mineral dan Panasbumi, Dirjen Kelistrikan, Dirjen Energi Baru dan Terbarukan serta Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN).
 
Jumat, 27 Maret 2015
Wiratmaja: Kami Sedang Berbenah Diri!
Pelaksana Tugas Dirjen Migas IGN Wiratmaja meminta agar badan usaha menjalankan bisnisnya secara baik dan tranparan. Demikian pula di lingkungan Kementerian ESDM, khususnya Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi yang tengah berbenah diri menjadi lebih baik. Tidak ada lagi perizinan-perizinan yang harus diperoleh dengan uang tertentu atau melalui mekanisme yang tidak seharusnya.
 
Jumat, 27 Maret 2015
Target Produksi Blok Cepu Ditingkatkan Jadi 205.000 barel per hari
Menteri ESDM Sudirman Said didampingi Pelaksana Tugas Dirjen Migas IGN Wiratmaja dan kepala SKK Migas Amien Sunaryadi serta kepala Unit Pengendali Kinerja Kementerian ESDM Widhyawan Prawiraatmaja, Kamis (26/3), melakukan kunjungan kerja ke Blok Cepu. Dari hasil kunjungan tersebut, diketahui perkembangan proyek telah mencapai 95 persen dan produksinya ditingkatkan menjadi 205.000 barel per hari dari semula 165.000 barel per hari.
 
Kamis, 26 Maret 2015
Delapan Poin Penting Rancangan Permen PI
Dalam waktu dekat, Pemerintah akan segera menetapkan Peraturan Menteri ESDM tentang Paticipating Interest 10%. Rancangan Peraturan Menteri ESDM Tentang Participating Interest 10% tersebut dikeluarkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dalam rangka mengakomodir aspirasi daerah untuk mendapatkan Participating Interest (saham partisipasi) sekaligus untuk melindungi kepentingan masyarakat agar mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya. Dalam aturan tersebut, terdapat delapan poin utama.
 
Rabu, 26 Maret 2015
Pemerintah Segera tetapkan Permen ESDM Tentang Participating Interest
Untuk menjaga iklim yang baik dalam penyelesaian saham partisipasi masyarakat pada  kepemilikan wilayah kerja migas,  Pemerintah akan segera mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM yang mengatur tentang Participating Interest 10%. Pemerintah berkeinginan agar rakyat mendapatkan manfaat sepenuhnya dari PI sekaligus menghilangkan praktek pemburu rente.
 
Rabu, 25 Maret 2015
Dijadikan Pusat Ilmu Kemigasan, Museum Gawitra Segera Direvitalisasi
Tak hanya mengembangkan industri migas nasional, Pemerintah juga berkeinginan meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat, terutama anak-anak mengenai seluk-beluk minyak dan gas bumi. Untuk itu, Pemerintah berencana akan segera merevitalisasi.Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Widya Patra (Gawitra) yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
 
Selasa, 24 Maret 2015
Pemerintah Tindak Tegas Badan Usaha Pelanggar Mandatori BBN
Pemerintah mulai mewajibkan penggunakan bahan bakar nabati atau biofuel sebesar 15% mulai 1 April 2015.  Kewajiban ini diberlakukan bagi semua badan usaha, baik PSO maupun Non PSO. Terhadap badan usaha yang melakukan pelanggaran, Pemerintah akan memberikan sanksi yang tegas.
 
Senin, 23 Maret 2015
Pekan Ini, Menteri ESDM Serahkan 15 Nama Calon Eselon I
Panitia seleksi calon pejabat eselon I di lingkungan Kementerian ESDM telah menyelesaikan tugasnya dan berhasil memilah 15 nama untuk diajukan kepada Presiden untuk dipilih dan ditetapkan. Pekan ini, ke 15 nama tersebut akan diajukan Menteri ESDM Sudirman Said kepada Presiden Joko Widodo.
 
Senin, 23 Maret 2015
Menteri ESDM Luncurkan Pelaksanaan Mandatori Pemanfaatan Biodiesel 15 Persen (B15)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said secara resmi meluncurkan Pelaksanaan Mandatori Pemanfaatan Biodiesel 15% (B15) di Kementerian ESDM, Senin (23/3). Acara ini bertujuan untuk memberikan penjelasan secara detail setelah selama 10 hari Pemerintah menyiapkan program B15 sejak Presiden mengumumkan paket kebijakan reformasi struktur ekonomi Indonesia yang dihadiri para stakeholders dari kalangan Pemerintah, produsen sawit, produsen biodiesel, badan usaha BBM, produsen otomotif dan alat berat, pemerhati dan praktisi biodiesel serta asosiasi terkait.
 
Senin, 23 Maret 2015
Dorong Swasta Bangun SPBG, Pemerintah Bahas Insentif
Untuk mempercepat konversi BBM ke bahan bakar gas untuk transportasi, Pemerintah tengah mendiskusikan insentif agar swasta tertarik membangun SPBG. Pada saat ini, SPBG dibangun oleh Pemerintah bersama BUMN yaitu PT Pertamina dan PT PGN.
 
Jumat, 20 Maret 2015
Uji Coba LPG Tertutup Mulai Juni
Pemerintah berencana melakukan uji  coba sistem distribusi tertutup untuk LPG ukuran tabung 3 kg pada Juni 2015 mendatang. Daerah yang akan menjadi uji coba, antara lain Bali, Bangka dan Batam. Dari uji coba selama 4 bulan ini, Pemerintah akan melakukan evaluasi dan pemberlakuannya secara penuh dilakukan awal 2016.
 
Jumat, 20 Maret 2015
Pembangunan Pipa Kalija I Capai 49,5 Persen
Pelaksanaan proyek pipanisasi Kalimantan Jawa Tahap I (Kalija) yang merupakan pembangunan pipa gas bumi bawah laut dan di darat untuk menghubungkan lapangan gas Kepodang di lepas pantai laut Jawa ke pembangkit listrik PLN di Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah, berjalan lancar. Pembangunannya saat ini mencapai 49,5%.
 
 
Dekstop version