logo   29 Agustus 2014 indo | English 
Home | Artikel | Agenda | Berita | Publikasi | Pengumuman | Peraturan | Profil Institusi | Prosedur | Humaniora | Surat Pembaca | Arsip Berita
>> Berita
 
Rabu, 30 Januari 2013
Wamen ESDM Resmikan Pengaliran Gas Bumi Untuk Rumah Tangga di Bontang
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo meresmikan pengaliran gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga di Kabupaten Bontang, Rabu (30/1). Sebanyak 3.960 sambungan rumah dialiri gas bumi yang pasokannya berasal dari Total E&P Indonesia dan Inpex Corp dari Blok Mahakam sebesar 1.500 MMBTU per hari, terhitung 28 Januari 2013 sampai berakhirnya kontrak KKKS Mahakam di Tahun 2013.

Tampak hadir pada peresmian tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk,  Walikota Bontang Adi Darma, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Umi Asngadah, Kepala Pusat Informasi ESDM Ego Syahrial dan Kepala Biro Perencanaan ESDM Rida Mulyana serta Direktur Gas BPH Migas Hendra Fadly.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Umi Asngadah dalam laporannya mengemukakan, pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga,  dilakukan dalam rangka implementasi program diversifikasi energi dan upaya pengurangan subsidi BBM.

\"Jaringan gas bumi ini dilakukan di beberapa kota atau kabupaten yang memiliki sumber gas atau dekat dengan pipa gas bumi,\" katanya.

Pembangunan jaringan gas pipa telah dilaksanakan sejak 2009 dengan jumlah masyarakat penerima sebanyak 57.000 kepala keluarga yaitu di Palembang (3.311 sambungan rumah), Surabaya (2.900 SR), Sidoarjo (8.647 SR), Depok (4.000 SR), Tarakan (3.666 SR), Bekasi (4.628 SR), Bontang (3.960), Sengkang (4.172 SR), Rusun Jabodetabek (5.234 SR), Prabumulih (4.650 SR), Jambi (4.000 SR), Bogor (4.000 SR) dan Cirebon (4.000 SR).

Tahapan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga terdiri dari perencanaan meliputi pembuatan feasibility study oleh BPH Migas, kemudian ditindaklanjuti oleh Ditjen Migas yaitu melakukan koordinasi dengan para KKKS untuk mendapatkan pasokan gas bumi sekaligus juga pemilihan lokasi tapping pipa.

\"Selain itu, melakukan koordinasi dengan Pemda Kabupaten/Kota untuk mendapatkan desa/kelurahan terpilih dan pembuatan desain berupa FEED/DEDC termasuk calon pelanggan,\" tambahnya.

Tahap selanjutnya adalah konstruksi dan pengoperasian melalui pemilihan operator dimana BUMD mendapatkan prioritas pengelolaan jaringan gas tersebut.

Pengaliran gas bumi untuk rumah tangga Kota Bontang merupakan kota ke 7 dari 13 kota yang sudah selesai dikonstruksi. Ditargetkan ke 6 kota lainnya dapat dioperasikan pada awal 2013 ini.

Dalam kesempatan peresmian ini, Gubernur Awang Farouk mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM karena telah membangun jaringan gas di daerahnya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Bontang.

Sementara kepada Walikota Bontang, ia berpesan agar pengelolaan jaringan gas bumi oleh BUMD dapat dilaksanakan dengan baik serta dikembangkan lebih lanjut.

 
>> Berita Lainnya
 
Jumat, 29 Agustus 2014
Operasional SPBU Berangsur Normal
Sejak dilakukannya normalisasi pasokan mulai Selasa (26/8) malam, sekitar 95% Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah beroperasi secara normal tanpa antrian. Untuk menormalisasi pasokan ini, PT pertamina telah menggelontorkan BBM subsidi hingga 30% di atas rata-rata harian.  
 
Kamis, 28 Agustus 2014
Prinsip Utama Dorong Eksplorasi Migas
Pemerintah mendorong kegiatan eksplorasi untuk  meningkatkan cadangan migas nasional. Agar kegiatan eksplorasi diningkatkan, terdapat 2 prinsip utama yang harus dipenuhi yaitu kemudahan birokrasi dan kepastian investasi. 
 
Kamis, 28 Agustus 2014
Over Kuota, Pemerintah Koordinasi dengan DPR
Pemerintah telah memerintahkan PT Pertamina untuk menormalisasi pasokan BBM bersubsidi guna mengatasi antrian pembelian di SPBU. Jika terjadi over kuota, pemerintah akan melakukan koordinasi dengan DPR.
 
Rabu, 28 Agustus 2014
Masalah Antrian, Menteri ESDM Sidak ke SPBU
Untuk mengetahui kondisi lapangan terkait terjadinya antrian pembelian BBM bersubsidi, Menteri ESDM Jero Wacik didampingi Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro dan Ketua Hiswana Migas Eri Purnomo Hadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU 31.10202  Jl Abdul Muis dan SPBU  34.10205  di Cideng Timur, Jakarta Pusat, Rabu (27/8) siang. Dalam sidaknya, Menteri mendapati beberapa mobil mewah yang membeli BBM bersubsidi.  
 
Rabu, 27 Agustus 2014
Atasi Antrian, Pasokan BBM Bersubsidi Dinormalisasi
Sesuai dengan arahan pemerintah, PT Pertamina (Persero) melakukan normalisasi pasokan BBM bersubsidi kepada masyarakat agar tidak terjadi potensi antrian yang berkepanjangan.
 
Selasa, 26 Agustus 2014
Menteri ESDM Akan Resmikan Blok Cepu
Sebelum masa jabatannya berakhir, Menteri ESDM Jero Wacik akan meresmikan proyek migas Banyu Urip, Blok Cepu yang terletak di Bojonegoro, Jawa Timur. Peresmian rencananya dilakukan September 2014 mendatang.
 
Senin, 25 Agustus 2014
Menteri ESDM Minta Masyarakat Kaya Tidak Beli BBM Subsidi
Antrian pembelian BBM bersubsidi terjadi di sejumlah SPBU di Jawa dan Kalimantan sebagai dampak pengendalian penggunaan BBM bersubsidi. Untuk mengatasi hal ini, Menteri ESDM Jero Wacik menghimbau agar masyarakat menengah ke atas tidak lagi menggunakan BBM bersubsidi.
 
Senin, 25 Agustus 2014
Percepat Penemuan Migas, Pemerintah Dorong Spekulatif Survei
Untuk mempercepat penemuan cadangan migas baru, pemerintah mendorong kegiatan spekulatif survei dapat ditingkatkan. Spekulatif survei 3D telah dilakukan sejak 1995 dan telah berhasil menemukan cadangan migas di berbagai lokasi, seperti di  Lapangan Jangkrik dan Masela.
 
Jumat, 22 Agustus 2014
PBB Eksplorasi Masih Dikeluhkan KKKS
Sejumlah KKKS mengeluhkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) eksplorasi migas yang dikenakan pada  wilayah kerja migas yang ditandatangani setelah tahun 2010 sebagai akibat dari pemberlakukan PP No 79 tahun 2010. Sesuai dengan tagihan yang diterbitkan oleh Ditjen Pajak pada tahun 2013, besaran pajak sekitar Rp 3  triliun terhadap 22 blok eksplorasi dan 1 blok produksi. 
 
Kamis, 22 Agustus 2014
Dirjen Migas Buka Farmout Forum Indonesia 2014
Ditandai dengan pemukulan gendang, Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro didampingi Direktur Pembinaam Usaha Hulu Migas Naryanto Wagimin, membuka secara resmi Farmout Forum Indonesia ke 4 di Conrad Hotel dan Resort, Nusa Dua, Bali, Kamis (21/8).
 
Rabu, 20 Agustus 2014
Menteri ESDM Resmikan Nama FSO Gagak Rimang
Perkembangan proyek minyak dan gas bumi (migas) Banyu Urip, Blok Cepu yang terletak di Bojonegoro, Jawa Timur, hingga minggu ketiga Agustus 2014 ini mencapai 90%. Salah satu kemajuan dalam pengembangan Banyu Urip adalah fasilitas floating storage and offloading yang diresmikan namanya oleh Menteri ESDM Jero Wacik di Galangan Kapal Sembawang, Singapura, Selasa (19/8). Hadir pada kesempatan tersebut, Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro,  Pelaksana Tugas Kepala SKK Migas J. Widjonarko, Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Andri Hadi, Bupati Bojonegoro, Suyoto, Bupati Tuban, Fathul Huda dan Vice President ExxonMobil Development Company, Raymond Jones.
 
Selasa, 19 Agustus 2014
Hemat Energi Harus Terus Dikampanyekan
Budaya hemat energi harus terus dikampanyekan. Tidak hanya oleh pemerintah dan pemerintah daerah,  tetapi juga media massa. Harapannya,  agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan gerakan hemat energi.
 
Senin, 18 Agustus 2014
Menteri ESDM Anugerahkan Penghargaan Energi ke 4 Tahun 2014
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menganugerahkan Penghargaan Energi Tahun di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin 18/8).  Acara ini dihadiri oleh Kepala Balitbang ESDM Fx. Sutjiastoto, Dirjen Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro, Dirjen Listrik Jarman, Sekjen ESDM M. Teguh Pamudji, Sekjen DEN Hadi Purnomo, wakil kementerian terkain, BUMN, Kepala Daerah dan Kepala Dinas ESDM, perguruan tinggi, asosiasi dan organisasi profesi, pemangku kepentingan Sektor ESDM di Indonesia serta para penerima penghargaan energi.
 
Senin, 18 Agustus 2014
RUU APBN 2015: ICP US$ 105 per Barel, Lifting Minyak 845.000 dan Subsidi Energi Rp 363,5 Triliun
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan RUU APBN 2015 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8). Mengenai asumsi ICP, diperkirakan sebesar US$ 105 per barel, lifting minyak bumi sekitar 845.000 barel per hari dan gas bumi sekitar 1.248 ribu barel setara minyak per hari. Sedangkan subsidi energi sebesar Rp 363,5 triliun.
 
Minggu, 17 Agustus 2014
Menteri ESDM Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 69
Upacara peringatan  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 69 dilaksanakan pimpinan dan pegawai Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral hari ini, Minggu, (17//8). Bertindak sebagai Pembina upacara, Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik.
 
 
Dekstop version