Banjarnegara, Tempat Peristirahatan Terakhir Inayah Dewi

Banjarnegara,  Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali. Mendung kembali menyelimuti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Pada hari ke-11 jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, Kamis malam (8/11), jenazah Inayah Fatwa Kurnia Dewi berhasil diidentifikasi  Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Inayah Fatwa Kurnia Dewi merupakan salah satu dari 3 PNS Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM yang menjadi korban kecelakaan yang memakan korban 189 jiwa tersebut.

Jenazah Inayah dimakamkan usai shalat Jumat di Pemakaman Umum Gotong Royong Kutabanjarnegara, Banjarnegara, Jawa Tengah. Sebelumnya,  jenazah disemayamkan di rumah orangtuanya serta disholatkan di Masjid Al Mansyur Barokah, Kutabanjarnegara.

Sesditjen Migas Iwan Prasetya Adhi dalam sambutannya di rumah duka, menyampaikan kesedihan yang mendalam keluarga besar Kementerian ESDM atas wafatnya Inayah Fatwa Kurnia Dewi. Kementerian ESDM, katanya, kehilangan salah satu pegawai terbaiknya dan mendoakan agar almarhumah husnul khotimah.

Iwan  juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian, indentifikasi hingga pemakaman almarhumah. “Terima kasih kepada seluruh pihak, pada Basarnas dan juga Polri sehingga jenazah Mbak Inayah bisa diidentifikasi dengan baik dan dimakamkan,” ujar Iwan.

Hal senada juga disampaikan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono. Dia mengajak seluruh pihak mengikhlaskan kepergian almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan, diharapkan dapat bersabar menghadapi cobaan ini.

Sebelum diterbangkan ke kampung halamannya, jenazah almarhumah diserahkan oleh Sekjen ESDM Ego Syahrial kepada pihak keluarga di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta Tangerang, sekitar pukul 04.00 WIB.

Turut hadir dalam pelepasan jenazah ini, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Yuli Rachwati, Kepala Biro Perencanaan Harya Adityawarman, Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Susyanto serta rekan-rekan almarhumah.

Mewakili keluarga besar Kementerian ESDM, Sekjen Ego Syahrial mengucapkan turut berduka cita serta mendoakan agar Allah menerima amal ibadah almarhumah serta mengampuni dosanya. “Almarhumah Inayah Dewi adalah pribadi yang sangat rajin, taat,  ulet dan baik. Pantas kalau kita semua yang hadir di sini, memohon kepada Allah SWT agar almarhumah diampuni dosanya dan diterima amal ibadahnya," kata Ego.

Selain itu, Ego juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan terkait penanganan korban maupun keluarganya yang dilakukan Kementerian ESDM.

Almarhumah Inayah tercatat sebagai PNS di KESDM sejak 1 Desember 2003 dengan jabatan terakhir Kepala Seksi Niaga Gas Bumi. Atas pengabdiannya, anak dari Bambang Sulaiman dan Koni,  ibu dua anak serta istri Doni Wijaya ini,  mendapatkan Kenaikan Pangkat  Anumerta.

Saat ini, Kementerian ESDM masih menunggu kabar terkait korban Dewi Herlina. Inayah Fatwa Kurnia Dewi, Jannatun Cyntia Dewi serta Dewi Herlina menjadi korban saat menjalankan  tugas negara yaitu memantau pelaksanaan program campuran biodiesel pada minyak solar 20% (B20). Selamat jalan, kawan. Doa kami menyertaimu.. (Tim Migas)