Kementerian ESDM Bagikan Konkit Gratis Untuk Nelayan Mataram

Mataram, Nelayan kecil di Kota Mataram dapat bernapas lega. Kementerian ESDM membagikan 200 paket perdana konverter kit (konkit) bagi nelayan kecil di Kota Mataram, Jumat (12/10). Pembagian konkit ini juga merupakan upaya Pemerintah memulihkan kesejahteraan nelayan pasca gempa bumi beberapa waktu lalu.

Nelayan Kota Mataram menjadi penerima paket konkit kedua di wilayah Nusa Tenggara Barat pada tahun 2018. Sebelumnya, sebanyak 500 paket telah dibagikan kepada nelayan kecil di Kabupaten Lombok Tengah.

Penyerahan paket perdana konkit untuk nelayan kecil di Kota Mataram dilakukan oleh Staf Khusus Menteri ESDM Eddi Hariyadhi dan disaksikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI  Kurtubi, Walikota Mataram Ahyar Abduh serta Abdul Manan dari  MOR V PT. Pertamina.

Dalam sambutannya Staf Khusus Menteri ESDM Eddi Hariyadhi mengatakan, Program Konversi BBM ke LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil memberikan  kemudahan akses energi di mana nelayan diberikan pilihan terhadap energi yang akan digunakan.

“Manfaat dari LPG seperti emisi gas buang yang rendah akan membuat penurunan tingkat pencemaran lingkungan secara signifikan. Konversi BBM ke LPG menjadi bentuk perlindungan lingkungan untuk generasi anak-cucu kita  yang akan datang. Konversi BBM ke LPG menjadi bentuk investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa,” paparnya.

Dengan menggunakan konkit berbahan bakar LPG ini juga bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan nelayan.  "Dengan konverter kit berbahan bakar LPG,  nelayan bisa menghemat biaya operasional penggunaan LPG sampai dengan sekitar 30%, dengan asumsi tanpa ada subsidi. Bila dengan subsidi yang berlaku sekarang ini  baik untuk bensin maupun LPG, maka penghematan yang diperoleh  bisa mencapai sekitar 50%. Dengan LPG juga memberikan energi bersih, mengurangi konsumsi BBM," ujarnya.

Eddi juga mengharapkan agar para nelayan dapat memelihara bantuan Pemerintah ini dengan baik, sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama.

Mewakili PT Pertamina,  Abdul Manan  mengapresiasi program ini dan siap mendukung. “Tentunya kami pihak Pertamina siap mendukung kelancaran program ini dengan menyiapkan kebutuhan refill LPG tabung 3 kg. Semoga para Nelayan dapat merasakan manfaat dari program konversi ini, semakin sukses dan berkembang,” ujarnya.

Pembagian konkit di Cirebon

Selain di Mataram, Kamis (11/10), Kementerian ESDM juga membagikan 140 paket perdana konverter kit untuk nelayan kecil di Cirebon. Penyerahan seraca simbolis dilakukan di TPI Cirebon oleh Direktur Pembinaan Program Migas Soerjaningsih dan  Anggota Komisi VII DPR Kardaya Warnika.

Pembagian konkit untuk nelayan Cirebon ini dilakukan di 11 lokasi yaitu Desa Citemu  di Kecamatan  Mundu, Desa Ambulu di Kecamatan Losari, Desa Gebang Mekar di Kecamatan  Gebang,  Desa Pangerangan di Kecamatan Pangenan, Desa Gebang Ilir di  Kecamatan Gebang, Desa Grogol di Kecamatan Gunung Jati, Desa Kanci Kulon  di Kecamatan  Astanajapura, Desa  Merta Singa di Kecamatan Gunungjati, Desa Muara  di Kecamatan  Surangalla,  Desa Rawa Urip di kecamatan  Pagenan dan Desa Sirnabaya di Kecamatan Gunung jati.

Ini merupakan kali ketiga nelayan kecil di  Cirebon memperoleh paket perdana konkit. Sebelumnya pada tahun 2016 telah dibagikan 229 paket, sedangkan tahun 2017 sebanyak 100 paket.

Kriteria nelayan penerima paket

Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke LPG  terdiri atas beberapa komponen yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, 2 buah tabung elpiji 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dll).

Adapun kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit BBM ke BBG sesuai Perpres No.126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil,  antara lain nelayan yang memiliki kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT), berbahan bakar bensin atau solar dan memiliki daya mesin di bawah 13 Horse Power (HP).

Pada tahun 2016 dan 2017, Kementerian ESDM melalui PT. Pertamina (Persero) telah membagikan sejumlah  5.473 dan 17.081 unit paket konverter kit. Sementara hingga Desember tahun ini, sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 294 K/10/MEM/2018 akan dibagikan sejumlah 25.000 unit konverter kit untuk 55 kabupaten/kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.  (TW)