Jakarta,
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) c.q. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) kembali mengumumkan Pemenang Lelang untuk 6 Wilayah Kerja (WK) Migas yang ditawarkan pada Tahap I Tahun 2026 dengan nilai investasi total berupa komitmen pasti sebesar USD 141.512.000 dan bonus tanda tangan sebesar USD 1.600.000.

Keenam Wilayah Kerja tersebut yaitu Wilayah Kerja Bengara II, Wilayah Kerja Pesut Mahakam, Wilayah Kerja Puri, dan Wilayah Kerja Rupat yang ditawarkan menggunakan skema Lelang Reguler Area Studi ABT 2025 serta Wilayah Kerja Sapukala dan Wilayah Kerja Natuna D-Alpha yang ditawarkan menggunakan skema Lelang Penawaran Langsung.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman dalam keterangannya di Kantor Ditjen Migas, Gedung Ibnu Soetowo Jakarta, Kamis (17/9), menyampaikan bahwa pengumuman pemenang untuk keenam wilayah kerja ini membuktikan bahwa industri hulu Migas masih memiliki daya tarik bagi investor.

“Hal ini membuktikan bahwa industri hulu Migas di Indonesia masih memiliki daya tarik bagi investor.  Perbaikan regulasi yang telah dilakukan, termasuk perbaikan bagi hasil, insentif, maupun fasilitas perpajakan, telah terbukti mendukung dalam upaya menciptakan iklim investasi yang lebih baik di sektor hulu migas,” papar Laode.

Berdasarkan hasil penilaian atas Dokumen Partisipasi yang dilakukan Kementerian ESDM pada Lelang Wilayah Kerja Migas Tahap I Tahun 2026, Kementerian ESDM telah menetapkan Pemenang Lelang untuk 6 Wilayah Kerja (WK) sebagai berikut :

No

Wilayah Kerja

Pemenang Lelang

Komitmen Pasti 3 Tahun Pertama

Bonus Tanda Tangan

(USD)

Kegiatan

Total Nilai (USD)

1.

Sapukala

Eni Indonesia Limited

§ 2 Paket G&G Study

§ Akuisisi dan Processing Data Seismik 3D seluas 1.500 km2      

 

Total Nilai Komitmen Pasti

500.000

7.500.000

 

 

 

    8.000.000

200.000

2.

Natuna D-Alpha

PT Nations Petroleum

§ 3 Paket G&G Study

§ Akuisisi dan Processing Data Seismik 3D seluas 591 km2

§ 1 Pilot Unit Design and Engineering

§ 3 Paket CO2 Integrated Study

§ 1 Manufacturing, Procurement and Construction

§ 2 Paket EPC Design Cost

§ 1 Sumur Appraisal

§ 1 Sumur Eksplorasi

§ 1 Paket Operation, Multi-Mode Testing and Monitoring

 

Total Nilai Komitmen Pasti

450.000

8.859.000

 

 

1.500.000

 

23.500.000

 

20.500.000

 

 

2.000.000

20.000.000

23.500.000

3.000.000

 

 

 

103.309.000

200.000

3.

Bengara II

Sinopec International Energy Investment (HK) Holdings Limited

§ 3 Paket G&G Study

§ Akuisisi dan Processing Data Seismik 3D seluas 100 km2

§ 1 Sumur Eksplorasi

 

Total Nilai Komitmen Pasti

1.500.000

5.000.000

 

 

10.000.000

 

    16.500.000

300.000

4.

Pesut Mahakam

PT Timur Hijau Investama

§ 3 Paket G&G Study

§ Akuisisi dan Processing Data Seismik 3D seluas 235,1 km2

 

Total Nilai Komitmen Pasti

350.000

7.053.000

 

 

 

7.403.000

300.000

5.

Puri

PT Timur Hijau Investama

§ 3 Paket G&G Study

§ Akuisisi dan Processing Data Seismik 2D sepanjang 200 km

 

Total Nilai Komitmen Pasti

350.000

3.000.000

 

 

 

    3.350.000

300.000

6.

Rupat

Cinda Energy (Hong Kong) Limited

§ 3 Paket G&G Study

§ 1 Sumur Eksplorasi

 

 

Total Nilai Komitmen Pasti

450.000

2.500.000

 

 

2.950.000

300.000

 

TOTAL

141.512.000

1.600.000

 

Pemerintah terus berkomitmen mendukung kegiatan usaha hulu Migas di tanah air dengan melakukan pembenahan pengelolaan usaha Migas. Pembenahan ini diharapkan dapat memberikan rasa percaya diri bagi investor untuk berinvestasi di Indonesia. Selain itu, Kontraktor juga akan mendapatkan fasilitas perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Laode juga menyampaikan apresiasinya kepada para pemenang lelang atas partisipasinya dalam proses Penawaran Wilayah Kerja Migas Tahap I Tahun 2026 dan berharap para pemenang dapat memenuhi dan merealisasikan seluruh komitmen yang telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pemerintah berharap para pemenang dapat memenuhi dan merealisasikan seluruh komitmen yang telah ditetapkan, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah juga berharap dengan diumumkannya pemenang lelang ini, potensi yang dimiliki 6 Wilayah Kerja tersebut dapat segera turut berkontribusi dalam menjaga produksi Migas nasional,” pungkas Laode.